Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Baru Sehari Nikah, Pelaku Spesialis Curanmor Ditembak Polisi

Redaksi - Jumat, 24 Januari 2020 14:57 WIB
205 view
Baru Sehari Nikah, Pelaku Spesialis Curanmor Ditembak Polisi
Foto SIB/Roy Surya Damanik
SPESIALIS CURANMOR DITEMBAK: Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Rifani didampingi Kapolsek Medan Kota Kompol M Rikki Ramadhan menginterogasi tersangka spesialis curanmor, AS alias Gembel yang ditembak petugas di kedua kakinya, di Mapolrestabes, Kamis (23/1).
Medan (SIB)
Baru sehari melaksanakan pernikahan terduga, pelaku spesialis pencurian sepedamotor (Curanmor) berinisial AS alias Gembel (22) warga Jalan Tangguk Bongkar VI Gang Langgar, Kecamatan Medan Denai ditembak Tim Pegasus Polsek Medan Kota di kedua kakinya, karena melakukan perlawanan dan berusaha kabur saat ditangkap.

Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Rifani didampingi Kapolsek Medan Kota Kompol M Rikki Ramadhan kepada wartawan di Mapolrestabes, Kamis (23/1) sore mengatakan, penangkapan terduga pelaku AS alias Gembel ini hasil dari pengembangan dari 3 pelaku yang sudah diamankan terlebih dahulu.

"Pelaku diketahui residivis kasus yang sama, dan Juli 2019 bebas dari penjara. Pada, Rabu 16 Oktober 2019 pelaku dan rekan-rekannya melakukan pencurian sepedamotor milik anggota Polri, Rahmad R Hutagaol (37), warga Jalan Sempurna Perum Puri Bahagia Blok C-2 Medan. Serta mencuri sepedamotor milik Sahat Maruli Tua Boang Manalu (19), warga Jalan Air Bersih Medan. Kedua korban sudah melaporkannya ke Polsek Medan Kota," ujar Rudi.

Dari hasil penyelidikan sambungnya, petugas berhasil membekuk 3 rekan pelaku, belum lama ini, di antaranya Katel, Dede alias Musang dan Nando. Dari pengakuan pelaku yang ditangkap terungkap jika masih ada 1 orang lagi pelaku lainnya berinisial AS alias Gembel dan langsung ditetapkan sebagai DPO.

"Senin (20/1) sekira pukul 18.00 WIB, petugas menerima informasi AS alias Gembel yang berstatus DPO sedang berada di daerah tanah garapan Pasar I Kampung Tapanuli, Kecamatan Percut Sei Tuan. Petugas bergerak ke lokasi dan berhasil membekuk DPO tersebut. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya, dan telah menjual sepedamotor hasil curian kepada seorang penadah yang sering disapa Si Om warga Marindal," terangnya.

Lanjut Wakapolrestabes, Tim Pegasus membawa AS alias gembel untuk pengembangan mencari penadah dan barang bukti hasil curian. Namun, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba kabur sehingga petugas memberikan tembakan peringatan ke udara, namun tidak diindahkan.

"Dengan terpaksa petugas memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki pelaku hingga rubuh. Selanjutnya, pelaku dibawa ke RS Bhyangkara Medan untuk mendapat perawatan medis, setelah itu diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif," jelasnya sembari menambahkan dari tangan pelaku disita sejumlah barang bukti 4 sepedamotor hasil curian, yakni, tang potong berukuran besar, kunci leter T dan lainnya.

Masih dikatakan Rudi, para pelaku sudah puluhan kali melakukan pencurian sepedamotor. Modusnya yakni mencuri sepedamotor yang terparkir di dalam rumah para korbannya. Jika memiliki pagar, pelaku memotong gemboknya dengan tang besar. Sepedamotor hasil curian mereka cincang, dan ada yang utuh dan kemudian dijual ke penadahnya.

"Saya mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati saat memarkirkan sepedamotornya di rumah. Pasang kunci pengamanan tambahan, dan bila perlu pasang kamera pengintai (CCTV) di teras rumah. Agar lebih hati-hati di kemudian hari," imbaunya.
Sementara itu , pelaku AS alias Gembel mengaku, Senin (20/1) lalu baru melangsungkan pernikahan. "Iya, aku baru menikah dan belum sempat berbulan madu dengan istriku," katanya.

Ditanya sudah berapa kali melakukan pencurian sepedamotor, pelaku yang memiliki tato di tangan kanan dan kaki kiri itu mengaku sudah tidak ingat lagi. "Tidak ingat lagi aku sudah berapa kali mencuri sepedamotor," beber pelaku yang merupakan komplotan pencuri Sei Mati Kampung Baru itu. (M16/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru