Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Dituduh Curi Solar 5 Liter, 2 Anak Remaja Sekarat Dianiaya Pengusaha

* Ratusan Warga Seiberombang Mengamuk, Rusak Rumah Pelaku
Redaksi - Minggu, 26 Januari 2020 11:48 WIB
1.595 view
Dituduh Curi Solar 5 Liter, 2 Anak Remaja Sekarat Dianiaya Pengusaha
SIB/Dok
DIRAWAT: Dua anak di bawah umur, A (12) dan AP (14), warga Gang Aman Lingkungan VI Kelurahan Seiberombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu dirawat di RSUD Rantauprapat, Jumat (24/1), setelah dianiaya pengusaha boat dan ikan, AC dan sau
Seiberombang (SIB)
Ratusan warga Seiberombang mendatangi rumah AC (46), di Lingkungan VI Kelurahan Seiberombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (23/1) malam. Massa bahkan mengamuk dan merusak rumah AS, karena tidak terima 2 anak warga dianiaya hingga sekarat oleh pengusaha boat dan ikan itu dan bersama anggotanya.

Aparat TNI dan Polri turun ke lokasi mengamankan situasi yang memanas. Namun, amuk massa tidak terbendung, sehingga rumah AC rusak berat.

Pasi Intel Kodim 0209/LB Lettu Inf Dedi M Sibarani menyebut peristiwa itu berawal dari 2 anak remaja, warga setempat dituduh mencuri minyak solar dari boat milik AC. Kedua tidak di bawah umur itu kemudian ditangkap dan dianiaya AC bersama anggotanya DY.

“Korban A (12) dan AP (14), warga Gang Aman Lingkungan VI Seiberombang disebut tertangkap tangan mencuri solar dari boat milik AC yang berada di gudang belakang milik AC. Kemudian A dan AP melarikan diri ke arah depan rumah masing-masing, namun keduanya tidak dapat meloloskan diri sehingga dipukuli hingga mengalami luka lembam di wajah dan tidak sadarkan diri,” sebut Pasi Intel.

Kemudian kabar pemukulan terhadap kedua anak remaja itu sampai ke telinga warga setempat. Masyarakat Seiberombang marah! Tanpa komando masyarakat ramai-ramai mendatangi rumah AS.

“Karena mengetahui AC bersembunyi di dalam rumahnya, sekitar 700 warga beramai-ramai mendatangi rumah milik AS dan melakukan pelemparan menggunakan batu sehingga rumah itu rusak,” tambahnya.

Saat pengerusakan terjadi, personel Koramil 03 Seiberombang dan Polsek Panai Hilir tiba di lokasi. Namun, karena jumlah warga jauh lebih banyak sehingga aparat TNI dan Polri kesulitan menghalau massa dan meredam amarah yang kesal terhadap tindakan AS.

“Korban A dan AP diboyong ke Puskesmas Seiberombang sekira pukul 22:45 WIB, tetapi kondisi kesehatan keduanya menurun sehingga sekitar pukul 23:30 WIB dilarikan ke RSUD Rantauprapat menggunakan mobil ambulans Puskesmas Seiberombang untuk mendapatkan penanganan medis yang intensif,” jelas Dedi.

Kanit Sabhara Polsek Panai Hilir Aiptu AU Lubis juga mengalami luka robek di bagian pelipis sebelah kiri, terkena lemparan batu. Sedangkan rumah milik AS mengalami rusak berat.

Hingga tengah malam, massa masih berkumpul di depan rumah AS, tetapi AS tidak keluar, diduga telah melarikan diri.
"Pasca kejadian tersebut, aparat TNI dan Polri masih berjaga-jaga di lokasi mengantisipasi berkembangnya masalah tersebut," ujarnya.

DUA PELAKU DITANGKAP
Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Reskrim AKP Jama Kita Purba, membenarkan kejadian tersebut. Dua korban A (12) dan AP yang mengalami penganiayaan, sudah dirawat di rumah sakit dan kasus ini sudah diproses. Katanya, kedua bocah diduga mencuri solar dari mesin boat milik AC, Kamis (23/1) sekira pukul 20:00 WIB.

"Tindakan yang kita lakukan dengan mengamankan terduga pelaku sekaligus pemilik gudang bersama saudaranya, untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut," sebut Jama Kita menjawab wartawan, Jumat (24/1) sore.

Dua pelaku penganiayaan terhadap A dan PA telah ditangkap. Tersangka AC dan DY diringkus polisi, Jumat (24/01) sekira pukul 01:00 WIB. Tersangka DY disebut menyerahkan diri, sedangkan AC diciduk dari rumah tetangganya.

Saat itu AC berusaha kabur. Namun, karena posisinya terkepung massa, dia diringkus dan diboyong ke Polsek Panai Hilir.
Kapolsek Panai Hilir, AKP Lumumba Siregar menyebut tersangka AC dan DY langsung dibawa ke Polres Labuhanbatu di Rantauprapat untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Benar, personel telah mengamankan dua laki-laki berinisial AC dan DY. Inisial DY menyerahkan diri, sementara AC kita tangkap dari salah satu rumah warga. Keduanya langsung kita kirim ke Polres Labuhanbatu untuk penyelidikan. Kedua pelaku kita bawa menggunakan boat lewat jalur laut menuju Tanjung Sarang Elang, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.
Kedua pria diduga pelaku penganiaya anak di bawah umur itu sudah ditahan di sel Polres Labuhanbatu. (BR6/L03/d)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru