Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Adik Kandung Tersangka Kasus DBH Labura Aniaya Wartawan Media Online

Redaksi - Minggu, 23 Februari 2020 11:38 WIB
940 view
Adik Kandung Tersangka Kasus DBH Labura Aniaya Wartawan Media Online
SIB/Dok
STPL: Surat tanda penerimaan laporan pengaduan Fachri Ramadhan Daulay wartawan media online Pos Kota di Mapolsek Kualuh Hulu, terkait pemukulan, Sabtu (22/2). 
Aekkanopan (SIB)
Fachri Ramadhan Daulay (27) wartawan salah satu media online, mengalami pemukulan diduga dilakukan oleh MD (40), warga Kampung Baru, Kelurahan Aekkanopan, Jumat (21/2).

Fachri menceritakan, siang itu dia berada di kedai kopi Minang Jalan Jenderal Sudirman Aekkanopan. Saat duduk di warung tersebut, dia didatangi MD yang marah- marah serta menyatakan keberatannya atas pemberitaan yang dimuat di media dia bekerja.

"Aku gak paham dengan semua berita yang kalian muat. Seperti menuduh aja kalian semua. Keluarga kami sudah banyak menahan diri, kami gak takut dengan kalian semua," ujar Fachri menirukan ucapan MD.

Usai berkata demikian, dia menjawab saya pun tidak takut. Namun, tiba- tiba MD memukul wajahnya dan berteriak mengajak duel di luar warung. Tapi, dia tidak melayani permintaan tersebut serta pergi meninggalkan warung tersebut. Diduga pemukulan ini, reaksi atas pemberitaan di medianya terkait, kasus dugaan korupsi DBH PBB Labura tahun 2013- 2015 (Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan) yang ditetapkan tersangka oleh Ditreskrimsus Poldasu, Faizal Irwan Dalimunthe yang menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

"Yang saya tahu MD adalah adik kandung dari FID salah satu dari tiga tersangka kasus dugaan korupsi DBH PBB Labura," ujarnya.
Atas pemukulan itu, lanjutnya, siang itu juga dia mendatangi Mapolsek Kualuh Hulu membuat laporan polisi dan diterima dengan No. Pol. LP/38/II/RES.I.6/2020/SU.

Sementara itu, Kapolsek Kualuh Hulu AKP Sahrial Sirait saat dikonfirmasi sejumlah wartawan melalui Kanit Reskrim Ipda Yuna Hendrawan Gultom melalui WhatsApp group Media Polsek Kualuh Hulu menyebutkan, “Sudah kita terima dan sekarang sudah di SPK untuk laporan pengaduannya. Mudah-mudahan cepat kita proses penyelidikannya." (L09/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru