Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Lagi, 2 Pria Diduga Terlibat Pembunuhan Frengki Togatorop Diringkus

- Kamis, 30 Januari 2014 11:47 WIB
437 view
Lagi, 2 Pria Diduga Terlibat Pembunuhan Frengki Togatorop Diringkus
SIB/int
Ilustrasi
Medan (SIB)- Dua tersangka pembunuh Frengki Togatorop alias Frengki Tato (42) warga Jalan Selambo Toba, Kecamatan Percut Sei Tuan, ditangkap petugas Reskrim Polsek Percut Sei Tuan di  satu hotel di  Padang Bulan, Rabu (29/1) sekira pukul 01.00 WIB.

Penangkapan terhadap kedua tersangka MG dan TS keduanya warga Pasar IV Tembung berdasarkan hasil pengembangan serta keterangan HM yang ditangkap petugas Reskrim di daerah Selambo, Senin (27/1) malam. Dari informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan serta mengetahui keberadaan tersangka. Selanjutnya beberapa personil Reskrim mendatangi satu hotel di daerah Padang Bulan, dan meringkus tersangka.

Saat itu kedua tersangka kedapatan baru mengkonsumsi sabu. Dari kamar hotel ditemukan 1 badik/pisau dan parang panjang yang dipakai tersangka untuk menghabisi korban. Juga ditemukan sepedamotor dan bong.  

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung SH SIK ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua tersangka. "Saat ini kita masih fokus melakukan pengembangan, untuk menangkap para tersangka yang juga terlibat dalam pembunuhan tersebut, yang identitanya telah kita kantongi. Dari lokasi persembunyian, turut diamankan beberapa barang bukti, di antaranya senjata tajam yang dipakai para tersangka untuk menghabisi korban," jelasnya.

Ketika ditanyai apa motif para tersangka menghabisi nyawa Frengki, Ronald menyebutkan masih dalam penyelidikan. "Kedua tersangka masih diperiksa secara intensif. Sedangkan motifnya belum kita ketahui, dan masih menunggu Berkas Acara Pemeriksaan (BAP). Setelah  BAP keluar, akan kita beritahu  motif para tersangka. Kita tidak berani memberikan keterangan tentang motifnya, takut nantinya beda dengan keterangan kedua tersangka. Kita tunggu aja setelah tersangka selesai diperiksa. Sementara HM saat ini masih kita tahan, juga untuk pengembangan selanjutnya," tambahnya.(A24/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru