Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Aksi Begal dan Curanmor Marak di Medan Tembung, Polisi Didesak Bertindak Tegas

Roy Surya D Damanik - Rabu, 15 Oktober 2025 19:21 WIB
518 view
Aksi Begal dan Curanmor Marak di Medan Tembung, Polisi Didesak Bertindak Tegas
Foto Dok/MM
Praktisi hukum Muslim Muis

Medan(harianSIB.com)

Sejumlah kasus pencurian dengan kekerasan (begal) dan pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Medan Tembung yang sempat viral di media sosial karena terekam CCTV hingga kini belum terungkap. Para pelaku dilaporkan masih bebas berkeliaran.

Dari data yang dihimpun wartawan, Rabu (15/10/2025), beberapa korban bahkan mengalami luka serius akibat serangan pelaku begal bersenjata tajam.

Kasus pertama menimpa M Daffa, warga Simpang Kemi, Kecamatan Percut Sei Tuan, bersama rekannya Arief Pratama, warga Jalan Perjuangan, Bandar Meriah. Keduanya dibegal pada Senin (13/10/2025) dini hari di Desa Bandar Setia Dusun 5, Kecamatan Percut Sei Tuan. Selain kehilangan sepeda motor, Daffa mengalami luka bacok di tangan kiri dan lengan kanan bawah akibat sabetan senjata tajam pelaku.

Baca Juga:
Kasus kedua dialami driver ojek online (ojol), Arief Pratama, pada Selasa (14/10/2025) dini hari di Jalan Rahayu, Desa Sei Rotan, Percut Sei Tuan. Sepeda motor korban dirampas empat pelaku. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Medan Tembung.

Kasus ketiga adalah aksi curanmor yang terekam CCTV di kos-kosan Jalan Ambai, Kecamatan Medan Tembung, pada Minggu (12/10/2025).

Dalam rekaman, dua pria mengendarai sepeda motor metik berhenti di depan gerbang kos. Salah seorang pelaku masuk ke area parkir dan merusak kunci kontak sepeda motor Honda Scoopy milik korban sebelum kabur. Saat kejadian, korban sedang berada di kamar mandi. Kasus ini juga telah dilaporkan ke Polsek Medan Tembung.

Kapolsek Medan Tembung, AKP Ras Maju Tarigan, membenarkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dan belum menangkap satu pun pelaku dari ketiga peristiwa tersebut.

"Masih kita lidik para pelaku. Mudah-mudahan segera terungkap. Dari dua kasus begal, baru satu laporan polisi yang masuk, yaitu dari driver ojol," ujarnya.

Sementara itu, praktisi hukum Muslim Muis meminta pihak kepolisian agar lebih serius mengungkap kasus-kasus kejahatan yang terjadi di wilayah hukumnya. "Polsek harus bertindak tegas. Ini wilayah mereka, jadi jangan beri ruang bagi pelaku kejahatan untuk beraksi," tegasnya.

Muslim juga menekankan pentingnya patroli rutin di kawasan rawan kejahatan. "Polsek pasti tahu wilayah dan jam rawan. Patroli harus ditingkatkan agar masyarakat merasa aman," pungkasnya.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tiga Kelompok Demo di Kejati Sumut, Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek dan Oknum Jaksa
Tanjungbalai Luncurkan Program “AI Power City”, Dorong Transformasi Pemerintahan Berbasis Kecerdasan Buatan
PDI Perjuangan Medan Dekatkan Diri ke Rakyat, Salurkan Bantuan ke Umat Hindu Jelang Deepawali
Atlet IPSI Sumut Bertolak ke Kudus, Siap Ukir Prestasi di PON Bela Diri 2025
PDI Perjuangan Sumut Bantu Korban Banjir di Kota Medan Ringankan Derita Rakyat
Education Expo ke-23 Siap Digelar, Perebutkan Piala Gubernur Sumut
komentar
beritaTerbaru