Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Seorang Mahasiswi di Percut Sei Tuan Diduga Dicabuli Oknum Nakes di Klinik

Roy Surya D Damanik - Senin, 23 Februari 2026 20:00 WIB
375 view
Seorang Mahasiswi di Percut Sei Tuan Diduga Dicabuli Oknum Nakes di Klinik
Ilustrasi pencabulan

Medan(harianSIB.com)

Seorang mahasiswi berinisial NK (18) yang berstatus anak yatim dan sedang menjalani magang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum Tenaga Kesehatan (Nakes) di satu klinik di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Informasi yang dihimpun, Senin (23/2/2026), peristiwa dugaan pencabulan yang dilakukan oleh pria berinisial DA (48) terjadi pada, Sabtu (10/1/2026) lalu. Keluarga korban menyebut terlapor bukan dokter, melainkan Mantri yang dikabarkan pernah tersangkut kasus serupa di RD Haji Medan.

Paman korban, Dody, mengatakan kejadian bermula saat NK berada di klinik untuk kegiatan magang. Terlapor diduga memaksa korban melakukan perbuatan asusila di dalam ruangan klinik.

"Awalnya dia (korban) magang di klinik itu. Gak tauhu bagaimana, terjadilah peristiwa itu," katanya.

Baca Juga:
Menurut keluarga korban, dugaan pelecehan tidak hanya terjadi di dalam klinik. Terlapor disebut pernah membawa korban ke dalam mobil dengan alasan tertentu, lalu kembali melakukan tindakan tidak senonoh.

"Tidak sampai melakukan hubungan layaknya suami istri, namun ada pemaksaan ciuman, memegang tubuh, dan perlakuan lain yang tidak pantas," beber Dody.

Ia menambahkan, usai kejadian, terlapor memberikan uang Rp1,5 juta kepada korban dengan alasan biaya pengobatan. Keluarga menduga uang tersebut sebagai upaya untuk membungkam korban.

"Karena tidak mendapat respon memuaskan saat mendatangi rumah terlapor, pihak keluarga kemudian melaporkan kasus itu ke Polrestabes Medan," pungkasnya.

Terpisah, Kanit UPPA Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Agustina saat dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan dugaan pencabulan tersebut.

Ia juga membenarkan adanya informasi mengenai surat pernyataan pengakuan dari terlapor. Namun, polisi menegaskan proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur.

"Memang ada kabar pengakuan, namun tetap akan kita panggil dan ikuti tahapan penyelidikan," tegasnya.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polres Belawan Santuni Puluhan Anak Yatim
Kadilmilti 1 Medan Berbagi Kasih dengan Komunitas Peduli Anak Yatim Piatu Silaturahmi
Peringati HLN KE-73, PLN UIP Sumbagut Bagikan Tali Kasih Untuk Anak Yatim
Relawan Jokowi Sumut Buka Puasa Asyura Bersama Anak Yatim
PT Indonesia Power UJP Pangkalansusu Santuni 100 Anak Yatim
DPC Labusel Gelar Pengobatan Gratis dan Santuni Anak Yatim
komentar
beritaTerbaru