Rantauprapat(harianSIB.com)
Polres Labuhanbatu mengungkap kasus peledakan bom molotov yang menghanguskan barber shop di Rantauprapat dan menyebabkan 2 orang mengalami luka bakar serius. Dalam waktu lebih kurang 24 jam, 4 dari 5 pelaku ditangkap di Kota Medan, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pencarian tim polisi.
Pengungkapan kasus ini disampaikan Wakapolres Labuhanbatu, Kompol Panggil Simbolon SH didampingi Kasat Reskrim AKP M Jihad Fajar Balman STrK SIK MH beserta para Kanit dalam konferensi pers di Aula Yanpiter Polres Labuhanbatu, Sabtu (13/6/2026) sore.
Empat tersangka pelaku yang ditangkap adalah RHZ (24) dan AF (23), warga Kota Medan, serta RH (22) dan SDP (21), warga Kabupaten Deliserdang. Sementara satu pelaku lainnya berinisial F (23), warga Tanjung Morawa, Deliserdang, telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Total pelaku lima orang. Empat orang berhasil kami tangkap dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, sedangkan satu tersangka lainnya masih dalam tahap pengejaran," kata Kompol Panggil Simbolon.
Baca Juga:
Hasil penyelidikan mengungkap, aksi brutal tersebut dipicu rasa sakit hati RHZ terhadap pemilik barber shop, Madhan Ali Husein Pohan.
Peristiwa itu bermula pada 2 Juni 2026, ketika RHZ mendatangi mantan kekasihnya, Boru Ritonga, yang bekerja sebagai kasir di Barber Shop Pleasure. RHZ datang menagih utang N