Imigrasi Soetta Bongkar Sindikat Kawin Pesanan ke China, Tiga WN Tiongkok Dideportasi
Jakarta (harianSIB.com)Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI SoekarnoHatta membongkar dugaan sindikat kawin pesanan yang memberangkatkan perem
Jakarta (harianSIB.com)
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta membongkar dugaan sindikat kawin pesanan yang memberangkatkan perempuan Indonesia ke China. Dalam pengungkapan kasus tersebut, tiga warga negara (WN) Tiongkok yang diduga menjadi bagian dari jaringan itu telah dideportasi dan diusulkan masuk daftar penangkalan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, mengatakan, ketiga WN Tiongkok yang dideportasi masing-masing berinisial CS, FG, dan CX.
"Penindakan ini merupakan bentuk nyata komitmen Imigrasi hadir untuk rakyat dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus melindungi warga negara Indonesia," kata Galih, dikutip dari Antara.
Kasus ini terungkap setelah petugas menerima permohonan paspor baru dari seorang WNI berinisial FNR pada 4 Juni 2026. Saat diwawancarai, FNR mengaku hendak berwisata ke Malaysia.
Baca Juga:Namun, hasil pendalaman mengungkap bahwa ia sebenarnya akan diberangkatkan ke Tiongkok untuk dinikahkan dengan seorang pria setempat melalui perantara WNI berinisial AN.
Temuan tersebut kemudian dikembangkan oleh Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim). Dari hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi CS alias "Paman" sebagai koordinator jaringan.
CS kemudian diamankan di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada 12 Juni 2026, sesaat sebelum meninggalkan Indonesia.
Penyelidikan berlanjut pada 17 Juni 2026 melalui operasi di sebuah apartemen di wilayah Tangerang.
Dalam operasi itu, petugas mengamankan dua WN Tiongkok lainnya, yakni FG dan CX, serta tiga perempuan WNI berinisial SA, PY, dan PO yang diduga menjadi korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, SA dan PO sebelumnya sempat akan diberangkatkan ke Tiongkok, namun keberangkatan mereka gagal karena visa yang digunakan tidak sesuai.
Galih mengungkapkan, para korban dijanjikan kehidupan ekonomi yang lebih baik melalui pernikahan dengan pria asal Tiongkok. Dalam praktik tersebut, calon suami disebut membayar sekitar 60.000 RMB atau sekitar Rp150 juta kepada CS. Dari jumlah itu, sekitar 20.000 RMB atau sekitar Rp50 juta diberikan kepada keluarga korban sebagai mahar, sedangkan sisanya digunakan untuk mengurus dokumen perjalanan, visa, surat keterangan belum menikah, akomodasi, hingga biaya keberangkatan.
Ketiga WN Tiongkok itu akhirnya dideportasi pada Jumat, 26 Juni 2026, melalui penerbangan rute Jakarta-Guangzhou. Selain dideportasi, mereka juga diusulkan masuk dalam daftar penangkalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Imigrasi Soekarno-Hatta menyatakan penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan kawin pesanan lintas negara tersebut. (*)
Jakarta (harianSIB.com)Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI SoekarnoHatta membongkar dugaan sindikat kawin pesanan yang memberangkatkan perem
Medan (harianSIB.com)Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan seluruh kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sumut 2026
Tanjungpinang (harianSIB.com)Direktur PT Riski Efanti Bersaja, Vivi Efanti, mengakui bertanggung jawab atas gagalnya sebagian kontingen Pest
Batam (harianSIB.com)Kasus gagalnya keberangkatan kontingen Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kepulauan Riau (Kepri) menuju ajang Pesparawi
Medan(harianSIB.com)Personel Polsek Medan Kota menangkap seorang pria berinisial R (30) yang diduga mencuri tangga aluminium milik Muhammad
Medan(harianSIB.com)Rangkaian kegiatan MAXi Yamaha Day 2026 kembali digelar di berbagai daerah di Indonesia. Sumatera Utara menjadi salah sa
Tapteng(harianSIB.com)Sebanyak 10 ribu botol ecobrick hasil pengolahan sampah plastik dimanfaatkan menjadi Taman Ecobrick di kawasan Sopo Da
Medan(harianSIB.com)Anggota DPRD Medan Fraksi PDI Perjuangan, Dr Lily MBA MH, mengajak Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk terus mengenalkan
Tanjungbalai(harianSIB.com)Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menegaskan status hukum Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah merupakan ase
Tarutung(harianSIB.com)Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Taru
Medan(harianSIB.com)Country Leader Nordberg Indonesia, Eka Meliasari Khu, mengimbau masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar tidak tergiur
Medan(harianSIB.com)Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara membongkar komplotan pelaku pencurian dengan kekera