Polda Sumut Tangkap Dua Pelaku Penyerangan Polisi di Multatuli, Sembilan Masih Buron
Medan(harianSIB.com)Polda Sumatera Utara kembali menangkap dua pelaku penyerangan terhadap personel Direktorat Reserse Narkoba saat melakuka
Medan(harianSIB.com)
Polrestabes Medan mengungkap dua perempuan berinisial JS dan FR yang menjadi tersangka dalam kasus tewasnya ASN BPN Kabupaten Nias Utara, Apriaman Lase, diduga merupakan bagian dari sindikat pemerasan bermodus hubungan seksual yang telah beberapa kali beraksi di sejumlah hotel di Kota Medan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis didampingi Kanit Pidum Iptu M Hafis dalam keterangan persnya di Mapolrestabes, Rabu (15/7/2026) mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua tersangka telah menjalankan modus tersebut selama sekitar 6 bulan.
"Dari pengakuan keduanya, mereka sudah tiga kali melakukan pemerasan dengan modus yang sama, yakni di Hotel Four Points, Grand Kanaya, dan Apartemen Skyview. Mereka merupakan bagian dari sindikat pemerasan bermodus hubungan seksual," ujarnya.
Adrian menjelaskan, Apriaman Lase datang ke Kota Medan untuk mengambil Surat Keputusan (SK) setelah dinyatakan lulus sebagai Pegawai Negeri Sipil. Sebelum kembali ke daerah asalnya, korban menginap di Apartemen Skyview dan memesan perempuan melalui aplikasi kencan.
Baca Juga:"Peristiwa kemudian berujung tragis setelah korban diduga diperas dan mendapat tekanan dari kedua tersangka hingga akhirnya melompat dari lantai 12 apartemen," ungkapnya.
Meski demikian, polisi memastikan seluruh barang berharga milik korban masih utuh. "Tidak ada barang korban yang hilang. Semua masih lengkap," kata Adrian.
Dalam penyelidikan, polisi juga menemukan fakta menarik. Salah satu tersangka, FR, diketahui sempat berkonsultasi dengan layanan Artificial Intelligence (AI) setelah kejadian karena khawatir akan diperiksa polisi. Menurut Adrian, dari isi percakapan yang berhasil diperoleh penyidik, FR menanyakan berapa lama biasanya seseorang dipanggil polisi sebagai saksi apabila berada di lokasi kejadian bunuh diri.
"Tersangka bertanya kepada AI, berapa hari biasanya dipanggil polisi sebagai saksi, apakah jika sudah satu minggu tidak dipanggil berarti sudah aman. Dia juga bertanya bagaimana bersikap agar tetap tenang saat diperiksa penyidik," ungkap Adrian.
Percakapan tersebut lanjutnya, menjadi salah satu petunjuk yang memperkuat rangkaian penyelidikan penyidik dalam mengungkap peran para tersangka.
"Kami menegaskan penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan pemerasan tersebut," tutup Adrian.(*)
Medan(harianSIB.com)Polda Sumatera Utara kembali menangkap dua pelaku penyerangan terhadap personel Direktorat Reserse Narkoba saat melakuka
Tanjungbalai(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjungbalai menangkap dua remaja yang diduga mengedarkan narkotika
Nias(harianSIB.com)Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution disambut hangat ratusan warga saat tiba di Bandara Binaka, Kabupaten
Pematangsiantar(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar menangkap seorang residivis kasus narkotika berinisial ZU (60) d
Padangsidimpuan(harianSIB.com)PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara (Sumut) mengerahkan 100 personel dalam kegiatan Ba
Medan(harianSIB.com)Polrestabes Medan mengungkap dua perempuan berinisial JS dan FR yang menjadi tersangka dalam kasus tewasnya ASN BPN Kabu
Medan(harianSIB.com)Satreskrim Polrestabes Medan menetapkan dua perempuan berinisial JS dan FR sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Aparat
Jakarta(harianSIB.com)Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sedang melakukan transformasi p
Medan(harianSIB.com)Perkara dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang melibatkan tiga Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) saat i
Jakarta(harianSIB.com)Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal mengungkapkan keresahannya setelah mendapati mafia tanah yang du
Medan(harianSIB.com)Personel TNI/Polri dikerahkan untuk membantu distribusi BBM usai terjadinya antrean panjang kendaraan, termasuk di beber
Jakarta(harianSIB.com)Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan status mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansya