Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 22 Agustus 2026

Nikaragua dan PNG Diguncang Gempa, 1 Korban Tewas

- Sabtu, 12 April 2014 16:10 WIB
401 view
 Nikaragua dan PNG Diguncang Gempa, 1 Korban Tewas
Managua (SIB)- Gempa bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter yang melanda wilayah Nikaragua, Amerika Tengah, memakan 1 korban tewas. Sedangkan sebanyak 33 orang lainnya mengalami luka-luka dan lebih dari 800 rumah rusak akibat gempa tersebut.

Presiden Nikaragua Daniel Ortega menyatakan kondisi darurat pasca gempa yang melanda wilayahnya, pada Kamis (10/4) waktu setempat. Gempa ini, menurut Presiden Ortega, memicu kerusakan parah dan memancing kepanikan warga. Seperti dilansir AFP, Jumat (11/4), korban tewas merupakan seorang wanita berusia 37 tahun. Wanita ini tewas akibat terkena serangan jantung saat gempa terjadi.

Petugas pada Carlos Roberto Huembes Hospital di Managua menuturkan, tiga korban luka menjalani perawatan medis dalam kondisi serius. "Ada ribuan keluarga yang kehilangan rumah mereka atau melihat rumahnya rusak parah," imbuhnya. Menurut US Geological Survey, gempa bumi tersebut terjadi di lokasi berjarak 20 kilometer utara Managua. Pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa ini memicu kepanikan warga yang langsung berlarian keluar dari rumah masing-masing. Ibu kota Managua sempat mati lampu selama beberapa jam akibat gempa ini. Dilaporkan gempa terasa hingga ke sejumlah negara tetangga mereka, seperti El Salvador, Honduras dan Kosta Rika. Presiden Ortega menginstruksikan agar kegiatan sekolah diliburkan. Dia menyatakan ada lebih dari 400 gempa susulan pasca gempa 6,2 SR tersebut melanda.

Gempa bumi juga  mengguncang kepulauan Bougainville, Papua Nugini. Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) dinyatakan tidak berpotensi tsunami yang membahayakan area sekitarnya. US Geological Survey (USGS) mencatat, gempa bumi ini berpusat di lautan yang berjarak 75 kilometer dari Arawa yang merupakan kota utama di kepulauan Bougainville. Pusat gempa berada di kedalaman 50 kilometer dari permukaan laut.

Dalam pernyataannya, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik menyatakan bahwa potensi tsunami besar yang merusak tidak akan terjadi. Namun gelombang besar yang dipicu gempa bumi akan menerjang wilayah pantai setempat, terutama yang dekat dengan pusat gempa. (Detikcom/ r)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 12 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru