Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 Juli 2026

Khawatir dengan Brexit, Mantan PM Inggris Tony Blair Kembali Berpolitik

- Selasa, 02 Mei 2017 13:33 WIB
578 view
London (SIB)- Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair (63) berencana kembali berpolitik. Alasan utama, kata Blair, adalah agar lebih terlibat dalam berbagai debat menjelang keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit. The Guardian, Senin (1/5) melansir, Blair menilai, Brexit justru berbahaya bagi perekonomian Inggris jika negara tersebut jadi keluar dari pasar tunggal Uni Eropa. Ia juga memperingatkan, ada beberapa politikus Konservatif yang amat menginginkan Brexit terwujud, apa pun konsekuensinya.

"Saya akan aktif dalam upaya membentuk kebijakan dan itu berarti saya harus rajin keluar dan terhubung dengan masyarakat. Brexit telah memberi saya motivasi langsung untuk lebih terlibat dengan politik. Anda perlu mengotori tangan Anda, dan itulah yang akan saya lakukan," ujar Blair, saat berbicara di acara peringatan keberhasilannya menang telak atas John Major pada pemilu 1997.

Bagaimanapun juga, Blair, yang memimpin Partai Buruh tiga kali memenangi pemilu, menegaskan, keinginannya kembali berkiprah pada politik Inggris tidak hanya dimotivasi oleh Brexit. Menurut Blair, kita hidup di dunia yang ditentukan oleh perubahan. Ada tekanan budaya, orang-orang yang khawatir tentang imigrasi, perubahan di masyarakat, tekanan ekonomi, kekhawatiran tentang kualitas pekerjaan, atau apakah mereka akan mendapat pekerjaan.

"Saya amat bersemangat tentang hal ini. Saya tidak ingin berada di situasi tertentu dan melewati momen bersejarah tetapi tidak mengatakan apa-apa. Karena itu berarti saya tidak peduli dengan negara ini. Sebaliknya, saya amat peduli," tegas Blair. (Okz/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Trio Ambisi Guncang PRSU ke 50

Trio Ambisi Guncang PRSU ke 50

Medan(harianSIB.com)Malam di panggung utama Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 berubah menjadi ruang penuh nostalgia ketika Trio Ambisi