Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 22 Agustus 2026

Korut Tembakkan 2 Rudal ke Laut Korsel

- Senin, 14 Juli 2014 13:24 WIB
141 view
Korut Tembakkan 2 Rudal ke Laut Korsel
Seoul (SIB)- Korea Utara menembakkan dua rudal jarak pendek ke laut Korea Selatan. Rudal itu ditembakan pada Minggu dini hari waktu setempat. Langkah yang dilakukan Korut ini mengundang reaksi amarah dari Korsel. Dikutip dari AFP, Minggu (13/7), Korea Utara menembakkan dua rudal jarak pendek balistik ke laut di lepas pantai timur pada pukul 01.20 dan 01.30 waktu setempat. Sumber AFP di Kementerian Pertahanan Korsel membenarkan hal itu. "Jangkauan mereka tampak sekitar 500 kilometer," kata pejabat tersebut.

Dia menambahkan militer Seoul telah meningkatkan pemantauan untuk meluncurkan tambahan pengamanan di wilayah laut. Langkah ini Korut ini merupakan bentuk balas dendam akibat rencana latihan gabungan antara Korea Selatan dengan Amerika Serikat. Latihan tahunan, antara Korsel-AS, yang akan diselenggarakan 16-21 Juli nanti melibatkan kapal induk George Washington, yang tiba di pelabuhan selatan Busan pada hari Jumat ini.

Korea Utara juga telah mengecam latihan militer bersama yang diselenggarakan Korsel- AS di daerah perbatasan. Peluncuran Minggu dini hari itu, adalah tembakan roket yang kelima dalam waktu kurang dari dua minggu.

Korut biasanya mengecam pelatihan militer gabungan yang diselenggarakan di selatan perbatasan itu dan sering menanggapinya dengan peluncuran rudal. Resolusi-resolusi PBB melarang Korut melakukan ujicoba rudal balistik. Peluncuran rudal Ahad itu -- ke lima dalam hanya dua pekan -- dilakukan di satu daerah yang rawan dekat perbatasan yang dijaga ketat dengan Korsel, kata pejabat kementerian pertahanan tanpa menjelaskan lebih jauh.

Kantor berita Yonhap mengatakan rudal-rudal itu diluncurkan hanya sekitar 10km utara zona demiliterisasi (DMZ) yang membagi dua  semenanjung itu sejak Perang Korea 1950-1953 berakhir dalam satu gencatan senjata. "Korut tampaknya akan meningkatkan ancaman-ancamannya dengan menunjukkan bahwa mereka dapat menembakkan rudal-rudal pada setiap saat dan tempat yang mereka inginkan," kata Kim Jung-Bong, seorang profesor ilmu politik di Universitas Hanzhong.

Korut sering menembakkan rudal-rudal jarak pendek atau roket-roket ke laut itu untuk menyatakan kemarahannya pada provokasi-provokasi Korsel. Uji coba-uji coba sebelumnya dilakukaa menjelang kunjungan kenegaraan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Seoul, dan dianggap oleh sejumlah pengamat sebagai penyepelean atas keputusannya untuk mengunjungi Seoul terlebih dulu sebelum ke Pyongyang.

Jepang menyampaikan protes kepada Korut melalui Kedubes Jepang di Beijing atas peluncuran rudal tersebut. Tetapi Perdana Mnteri Shinzo Abe kepada wartawan mengatakan  bahwa peluncuran rudal itu  "tidak akan berdampak"  pada perumdingan  yang dilakukan Tokyo untuk menyelesaikan masalah para warga Jepang yang diculik di Korut. Tokyo awal bulan ini berikrar akan mencabut sejumlah sanksi-sanksinya terhadap Korut sementara Pyongyang berjanji akan menyelidiki kembali hilangnya para warga Jepang. (Detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru