Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Perangi Virus Corona, DPR AS Setujui Anggaran 8,3 Miliar Dolar

* AS Kekurangan Alat Uji Virus Corona
Redaksi - Sabtu, 07 Maret 2020 15:02 WIB
234 view
Perangi Virus Corona, DPR AS Setujui Anggaran 8,3 Miliar Dolar
dailymail.com
Sejumlah warga California membeli minuman dan tisu toilet menyusul merebaknya virus corona ke sedikitnya 19 negara bagian di AS. Otoritas AS sejauh ini telah mengonfirmasi 228 kasus virus corona di negara tersebut.
Washington (SIB)
House of Representatives (DPR) Amerika Serikat (AS), Rabu (4/3) menyetujui anggaran 8,3 miliar dolar AS untuk memerangi penyebaran virus corona dan mengembangkan vaksinnya. Rencana sebelumnya pemerintah hanya mengajukan dana 2,5 miliar dolar AS kepada Kongres. Anggaran tersebut akan digunakan termasuk untuk memperluas pengujian virus. Sesaat sebelum pemungutan suara, empat pemimpin Demokrat dan Republik teratas di Kongres menerima pengarahan singkat tentang rencana darurat untuk Kongres jika ada wabah virus corona di Washington. Diperkirakan tiga juta orang datang melalui Pusat Pengunjung Capitol setiap tahun.

Dengan Gedung Putih mendukung upaya itu, para pemimpin Kongres bekerja melakukan penyetujuan dengan cepat. Kondisi ini bisa membuat Presiden Donald Trump menandatanganinya menjadi undang-undang pekan ini. "Kita harus segera membuat undang-undang ini. Hidup sedang dipertaruhkan," kata Ketua Komite Pengalokasian Rumah, Nita Lowe.

Di bawah RUU itu, lebih dari tiga miliar dolar AS akan dikhususkan untuk penelitian dan pengembangan vaksin virus corona, alat tes dan terapi. Hingga saat ini, tidak ada vaksin atau perawatan khusus tetapi pasien dapat menerima perawatan suportif.

Perwakilan Partai Republik Matt Gaetz mengatakan AS bersiap-siap dalam produksi alat tes virus. "Kami tidak berada di tempat yang kami inginkan. Wakil presiden menjelaskan bahwa kita harus mendapatkan lebih banyak aset pengujian," ujarnya.

Dalam upaya untuk membantu mengendalikan penyebaran virus di luar AS, dana 1,25 miliar dolar AS akan tersedia untuk upaya internasional. Virus yang menyebar cepat yang muncul akhir tahun lalu di China tengah dan sekarang tersebar di sekitar 80 negara.
Pemerintah negara bagian dan lokal akan menerima 950 juta dolar AS untuk mendukung pekerjaan dalam memerangi virus itu. Ketua Komite Alokasi Senat Richard Shelby menyebut RUU itu respons agresif dan komprehensif terhadap krisis.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) serta otoritas negara bagian dan otoritas lokal di masing-masing wilayah melaporkan wabah virus corona telah menyebar ke sedikitnya 19 negara bagian di Amerika Serikat (AS). Otoritas AS sejauh ini telah mengonfirmasi 228 kasus virus corona di negara tersebut.

Gedung Putih mengakui bahwa AS kekurangan alat uji virus corona, karena jumlah kasus di negara itu semakin meningkat. Wakil Presiden Mike Pence mengatakan, pemerintah belum dapat memberikan satu juta alat uji virus corona, karena masih kekurangan suplai. "Kami tidak dapat memenuhi permintaan alat tes virus corona. Kami berupaya untuk memastikan bahwa alat tersebut masih tersedia," ujar Pence saat berkunjung ke sebuah pabrik di Minnesota.

Pence mengatakan, pada akhir minggu depan pemerintah akan mendistribusikan alat uji virus corona di seluruh negara bagian. Alat tersebut akan digunakan untuk menguji 1,2 juta warga Amerika Serikat. Para pakar kesehatan khawatir, kemungkinan virus corona telah menyebar luas di AS tetapi tidak terdeteksi, karena kurangnya alat uji. (T/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru