Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Kasus Virus Corona Turun, China Tutup 11 Rumah Sakit Darurat

Redaksi - Selasa, 10 Maret 2020 19:58 WIB
366 view
Kasus Virus Corona Turun, China Tutup 11 Rumah Sakit Darurat
Foto: AFP
Petugas mengevakuasi seorang korban dari reruntuhan bangunan hotel yang rubuh di provinsi Fujian, China pada Sabtu (7/3) malam waktu setempat. Sebanyak 10 orang dilaporkan tewas akibat rubuhnya hotel, yang dialih-fungsikan sebagai tempat karantin
Beijing (SIB)
Pemerintah China mulai menghentikan kegiatan 11 rumah sakit darurat (RS) di pusat epidemi virus corona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei yang dibangun untuk menangani pasien Covid-19. Dilaporkan kantor berita Xinhua, pemerintah China menutup sejumlah rumah sakit darurat dari total 16 rumah sakit yang dibangun di fasilitas publik, seperti stadion dan sekolah, sejak Minggu (8/3) kemarin. Penutupan tersebut dilakukan menyusul jumlah kasus virus corona di China yang semakin menurun.

Hingga Senin (9/3), Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan ada 40 kasus dan 21 kematian baru akibat virus corona. Jumlah tersebut merupakan yang terendah sejak pelaporan kasus pertamanya pada Januari lalu. Sebagian besar kasus baru berasal dari Provinsi Hubei, tepatnya di lokasi pusat penyebaran wabah Wuhan. Namun, China juga melaporkan adanya satu kematian baru yang berasal dari luar Hubei Tambahan korban meninggal tersebut menjadikan angka kematian akibat virus corona di China mencapai 3.119 orang. Sementara lebih dari 80.700 orang dinyatakan terinfeksi virus corona di sana.

Dua dari rumah sakit darurat yang baru ditutup memiliki kapasitas dua ribu pasien, yang masing-masing berada di gedung olahraga dan pabrik. Sebanyak 61 pasien yang terakhir dirawat di sana akhirnya diperbolehkan pulang akhir pekan lalu.

Pemerintah Provinsi Hubei menyatakan total pasien yang sembuh di Kota Wuhan dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit kini hampir mencapai 31 ribu orang. Seorang pejabat senior pemerintah China mengungkapkan pemerintah juga akan segera mencabut kebijakan isolasi provinsi yang diberlakukan sejak akhir Januari lalu. Kebijakan isolasi itu pun dinilai telah efektif membatasi pergerakan sekitar 56 juta orang di Hubei dan menurunkan kasus virus corona. Namun, ada empat kasus baru yang yang dibawa orang dari luar China. Dengan demikian total kasus virus corona di China yang berasal dari luar China mencapai 67.

Peningkatan kasus ini dikhawatirkan akan memengaruhi kemajuan yang telah dibuat oleh negara tersebut dalam menangani infeksi virus corona. Sejumlah pemerintah daerah pun memberlakukan karantina bagi orang-orang yang baru bepergian dari negara-negara terdampak corona. Sampai pada Senin (9/3), penyebaran global virus corona telah mencapai 110.041 kasus di lebih dari 100 negara dan wilayah, dengan 3.825 kematian. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh yakni 61.982 orang.

10 Orang Tewas
Sementara itu, hotel yang digunakan sebagai tempat karantina pasien pengidap virus corona di Fujian China yang ambruk pada Sabtu (7/3) waktu setempat mengakibatkan 10 orang dinyatakan tewas. Dilansir AFP, Senin (9/3) tim penyelamat disebut menarik 48 orang dari reruntuhan hotel. 38 orang di antaranya dalam kondisi hidup.

"Tim penyelamat menarik 48 orang dari reruntuhan, 38 di antaranya masih hidup," kata Kementerian Manajemen Darurat. Sementara itu, sebanyak 23 orang diperkirakan masih terperangkap dalam reruntuhan.

Berdasarkan video yang diposting pemadam kebakaran, kementerian membantu anak-anak mengenakan masker sebelum akhirnya menarik mereka keluar dari reruntuhan. Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun mengatakan, bahwa ibunya masih terjebak di dalam reruntuhan. "Dia ada di sebelah ku sekarang," ujarnya kepada petugas. Tidak lama kemudian, petugas berhasil menyelamatkan ibunya dengan kondisi hidup.

Dalam video lain, menunjukkan penyelamat memberikan air kepada seorang pria yang terjebak di reruntuhan. Tim penyelamat juga saling menyemprotkan desinfektan, sebagai bagian dari tindakan dekontaminasi ketat di antara shift.

Sebelumnya, Xinhua melaporkan bahwa Kementerian Manajemen Darurat China mengatakan sekitar 200 petugas pemadam kebakaran lokal dan 800 Provinsi Fujian telah dikerahkan ke lokasi bersama dengan 11 tim pencarian dan penyelamatan serta tujuh anjing penyelamat.

Quanzhou telah mencatat 47 kasus infeksi COVID-19. Hotel karantina itu, yang dibuka dua tahun lalu dan digunakan untuk menampung orang-orang yang sempat melakukan kontak dengan pasien positif Corona. (AFP/detikcom/f/CNNI/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru