Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

Dramatis! FBI Rilis Video Pelaku Penembakan Charlie Kirk Lompat dari Atap Gedung Kampus

Redaksi - Jumat, 12 September 2025 13:30 WIB
351 view
Dramatis! FBI Rilis Video Pelaku Penembakan Charlie Kirk Lompat dari Atap Gedung Kampus
Foto: AFP/HANDOUT
Pria yang diduga pelaku penembakan aktivis konservatif ternama Amerika Serikat, Charlie Kirk.

Bukti Kunci dan Perburuan Besar-besaran

FBI kini menyebarluaskan deskripsi tersangka kepada publik. Pelaku dideskripsikan sebagai seorang pria "berusia seperti mahasiswa," mengenakan kaus hitam lengan panjang dengan gambar bendera Amerika dan elang, topi baseball, kacamata hitam, serta sepatu Converse. Untuk mempercepat penangkapan, FBI menawarkan hadiah sebesar 100.000 dolar AS bagi siapa pun yang memiliki informasi yang mengarah pada identifikasi dan penangkapan pelaku.

Penyisiran di area hutan tempat pelaku melarikan diri membuahkan hasil signifikan. Polisi menemukan sebuah senapan bolt-action Mauser 30-06 berkekuatan tinggi yang dibungkus handuk, yang diyakini sebagai senjata pembunuhan. Selain itu, tim forensik berhasil mengamankan sidik telapak tangan dan jejak sepatu Converse di tepi atap gedung, lokasi pelaku melompat.

"Semua bukti forensik sedang diproses secara intensif. Kami tidak akan berhenti sampai pelaku keji ini ditangkap dan diadili," tegas Gubernur Utah, Spencer Cox.

Penyelidik mengakui telah menerima lebih dari 7.000 petunjuk dari masyarakat, jumlah terbesar sejak kasus pengeboman Maraton Boston pada 2013, namun identitas pelaku masih menjadi misteri. Seorang mantan agen FBI berspekulasi bahwa pelaku kemungkinan adalah seorang pemburu terlatih, mengingat tembakan dilepaskan dari jarak sekitar 175 yard (sekitar 160 meter) dengan akurasi yang mematikan.


Duka dan Polarisasi Politik

Kematian Kirk meninggalkan duka mendalam di kalangan elite politik AS. Mantan Presiden Donald Trump menyebut Kirk sebagai "pahlawan legendaris" dan berencana menganugerahinya Medali Kebebasan (Presidential Medal of Freedom) secara anumerta. Wakil Presiden JD Vance bahkan secara pribadi mengawal peti jenazah Kirk menggunakan pesawat kepresidenan Air Force Two menuju Arizona untuk dimakamkan.

"Kami akan memburu semua orang yang terlibat dalam kekerasan politik ini, dari tingkat mana pun," janji Trump.

Namun, insiden ini juga semakin mempertajam polarisasi politik di negara itu. Sejumlah politisi sayap kanan menuding "kekerasan politik radikal kiri" sebagai dalang di balik tragedi ini. Di sisi lain, banyak pihak yang menyerukan de-eskalasi ketegangan politik. Meski politisi dari kedua kubu mengutuk keras kekerasan, pembunuhan ini menjadi cerminan nyata dari perpecahan yang kian dalam di masyarakat AS.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru