Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Diplomasi Kuliner Datuk Haji Ismail Ahmad, Rebung Chef Ismail Bara Roti Jala, Teh Tarek hingga ke Jerman

Oki Lenore - Jumat, 17 Oktober 2025 15:10 WIB
822 view
Diplomasi Kuliner Datuk Haji Ismail Ahmad, Rebung Chef Ismail Bara Roti Jala, Teh Tarek hingga ke Jerman
Foto Dok Oki Lenore
Diplomasi: Datuk Chef Haji Ismail Ahmad dan makanan khas Malaysia olahannya dalam bagian Diplomasi Kuliner.

Kuala Lumpur(harianSIB.com)

Malaysia menggeliatkan industri perpelancongannya dengan memoles seluruh hal terkait kepariwisataan. Mulai dari transportasi, akomodasi, makanan dan minuman, atraksi wisata termasuk pemandu wisata dan biro perjalanan.

Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia, Datuk Seri Tiong King Sing, pada Gala Dinner Global Travel Meet (GTM) 2025 dan Peluncuran Calendar of Events (COE) 2026 di Sunway Resort and Spa, Malaysia, Rabu (2/10), mengatakan, 103 rute penerbangan baru dan lima penerbangan carteran dari sejumlah negara demi meningkatkan konektivitas global ke Negeri Jiran. "Termasuk dari Eropa Timur," tegasnya.

GTM diikuti 100 perwakilan media asing, 600 travel agent dan influencer berpengaruh dunia. Di jeda kegiatan, Malaysia mengetengahkan kekayaan kuiner khas dengan cita rasa dunia. Seperti yang dipertontonkan Datuk Chef Haji Ismail Ahmad di Restoran Rebung Chef Ismail.

Melalui keistimewaannya meracik makanan khas Malaysia dan belahan dunia lainnya, Chef Ismail menjalankan diplomasi kuliner dalam menyukseskan visit Malaysia (VM) 2026. "Terima kasih Konsul Jenderal Malaysia di Frankfurt - Jerman, Rosita Heilek atas bantuannya," tulis Chef Ismail beberapa saat tiba di Bundesrepublik Deutschland, Kamis (16/10). Di Negeri Penyair dan Pemikir itu ia mengenalkan Malaysia dengan kuliner khas. Mulai roti jala hingga teh tarek. Sebelumnya, hal serupa dilakukan di Jepang dan negara Asia lainnya.

Baca Juga:
Sebelumnya, ia menerima delegasi dari seluruh dunia di Restoran Rebung Chef Ismail di Taman Botani Perdana, Kuala Lumpur, Chef Ismail memraktikkan keahliannya memasak roti jala. Seluruh tetamunya dipersilakan mengadon dan mengolah.

Banyak yang jago masak di Malaysia, tapi Chef Ismail adalah magnet luar biasa. "Siapapun yang ke Malaysia khususnya Kuala Lumpur, jika tak ke Restoran Rebung Chef Ismail, tak sah," ujar Mustazap, staf restoran asal Medan - Sumut.

Restoran Rebung didirikan Datuk Chef Haji Ismail Ahmad, seorang koki selebriti dan Datuk Dr Sheikh Muszaphar Shukor Al-Masri, astronot pertama Malaysia. Setiap hidangan yang disajikan terinspirasi oleh Chef Ismail. Tujuannya adalah untuk memastikan semua orang dapat menikmati hidangan lezat sambil mengenang masa-masa indah di Restoran Rebung.

Pernak-pernik dan memorabilia khas rumah tangga Melayu dapat ditemukan di dinding dan di setiap sudut. Hal ini langsung memberi tamu petunjuk dan pandangan tentang kehidupan pribadi dan keluarga pemilik rumah. Berada di lingkungan ini membuat saya merasa seperti diundang ke ruang pribadi pemiliknya dan nyaman.

Chef Ismail tak hanya menyajikan kuliner tapi melestarikan kekayaan Melayu. "Malaysia adalah orang Melayu yang berkembang tapi masakan Melayu asli sulit ditemukan. Di sini makanan tradisional Melayu semuanya ada. Rebung, yang sudah tidak dikenal generasi mudanya, juga ada!"

Chef Ismail menyediakan lebih dari 100 jenis makanan yang bisa dipilih. Bergantian. Setiap hari. "Seluruh rasanya sama. Baik di restoran pusat maupun seluruh cabang. Chef Ismail teurs mengontrolnya," tambah Mustazap.

Resep lainnya, Chef Ismail begitu bahagia berbagi resep makanan lezatnya. Termasuk cara memasak. Mulai mengadon. Seperti memasak roti jala dengan kuah gulai lemak dari kelapa tua.

Melengkapi kekhasan Melayu, di restoran itu dihibur kesenian khas. Seperti pada foto yang terpampang di dinding, ada Ghazal dari Rojer Malay Orchestra hingga makan malam semakin nikmat.

Saat massa lintas bangsa mengunjungi Restoran Rebung terletak di lantai 5 gedung parkir bertingkat Bukit Aman, Jalan Tanglin, Taman Botani Perdana, massa berebut praktik masak yang disupervisi Chef Ismail serta sejumlah anggota yang sudah ahli.

Sebelum ke Jerman, Chef Ismail menjalankan diplomasi kuliner di Expo Osaka Japan dengan memraktikkan pembuatan teh tarek dan roti canai serta roti jala yang melegenda.

Direktur Tourism Malaysia di Medan Puan Rosalina Abdul Rahim di GTM 2025 mengatakan VM 2026 menargetkan 35,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan menghasilkan pendapatan 32,5 miliar dolar AS.

Tahun 2024, Malaysia dinobatkan sebagai negara paling dicintai di Asia oleh situs keuangan AS Insider Monkey. "Sepanjang 2024, Malaysia menyambut 38 juta kedatangan wisatawan mancanegara, yang merupakan peningkatan sebanyak 31,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pada 2024 juga meningkat 8,3 persen dibanding dengan tingkat sebelum pandemi Covid-19 melanda pada 2019," tambahnya didampingi Deputi Direktur Tourism Malaysia Medan, Nor Hasni Saidin.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru