Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 22 Agustus 2026

Jepang Dilanda Badai Salju Terburuk, 7 Orang Tewas

* Musim Dingin Ekstrem, Slovenia Tertutup Es Setebal 10 Cm
- Senin, 10 Februari 2014 18:05 WIB
755 view
 Jepang Dilanda Badai Salju Terburuk, 7 Orang Tewas
SIB/ap photo
Sejumlah warga menggunakan payung akibat badai salju terburuk menerjang Tokyo yang sejauh ini telah menewaskan tujuh orang tewas dan lebih dari 1.000 orang terluka.
Tokyo (SIB)- Tokyo dan kawasan lainnya di Jepang dilanda badai salju terbesar dalam kurun beberapa dekade terakhir. Badai salju ini mengakibatkan paling tidak tujuh orang tewas dan lebih dari 1.000 orang terluka. Seperti dilansir dari AFP, Minggu (9/2/2014), salju sudah menutupi Tokyo setinggi 27 cm. Menurut ahli meteorologi Jepang, badai ini merupakan yang terbesar dalam 45 tahun.

Badai salju menerjang Tokyo pada malam sebelum pemilihan gubernur. Para pengamat menilai bahwa badai ini dapat mempengaruhi jumlah pemilih di kota berpenduduk 13 juta jiwa ini. Sejak Sabtu (8/2), badai sudah bergerak ke sepanjang pesisir Pasifik. Akibatnya, sisi timur laut dari kota Sendai ditutupi salju setinggi 35 cm atau yang tertinggi selama 78 tahun.

Media lokal menyebutkan bahwa setidaknya 7 orang meninggal dalam kecelakaan akibat badai salju. Kebanyakan dari mereka mengalami kecelakaan setelah mobil mereka tergelincir di jalan yang tertutup es. Di pusat Perfektur Aichi, seorang pria berusia 50 tahun tewas setelah mobilnya tergelincir dan menabrak tiang papan iklan. Stasiun televisi NHK melaporkan bahwa sedikitnya ada 1.051 orang yang terluka. Kebanyakan dari mereka terpeleset di tanah atau jatuh saat membersihkan atap mereka dari salju.

Operator kereta api menangguhkan layanan kereta peluru Shinkansen di Jepang Barat. Beberapa jalan raya di Jepang tengah juga ditutup akibat salju. Di Tokyo, beberapa universitas menunda ujian masuk tahun akademis yang baru yang akan dimulai bulan April.

Lebih dari 20.000 rumah tangga tidak mendapat aliran listrik dan hampir 300 penerbangan domestik dibatalkan. Sebelumnya, pada hari Sabtu sebanyak 740 penerbangan dari Narita dibatalkan dan 5.000 orang terjebak di bandara karena akses transportasi keluar bandara terputus. Badan Meteorologi Jepang menyatakan bahwa hujan salju masih akan berlanjut di bagian utara Jepang.

Cuaca ekstrim juga melanda Slovenia. Udara dingin ekstrem membuat 100 ribu orang di negara tersebut hidup tanpa aliran listrik karena tebalnya lapisan es. Badai es ini paling tidak menyebabkan kerusakan infrastruktur yang bernilai hingga 66 juta Euro. Seluruh bagian negeri tersebut dilapisi oleh es setebal 4 inchi atau sekitar 10 centimeter.

Jalan-jalan tidak bisa dilalui kendaraan, jalur kereta api tidak bisa digunakan, dan paling tidak ada 500 ribu hektar hutan yang mengalami kerusakan parah. Pemerintah setempat hingga saat ini belum bisa menjangkau daerah pelosok karena jalur transportasi yang terputus. “Ini merupakan peristiwa ekstrem yang memecahkan rekor badai salju sepanjang sejarah. Bahkan, di beberapa tempat lapisan es mencapai lebih dari 10 centimeter,” kata salah seorang warga Slovenia Barat, Korosec.

Peristiwa kali ini menurutnya memang yang terbesar meski Slovenia selalu dihantam badai tersebut setiap beberapa tahun sekali. Namun, badai es tidak pernah sebesar yang terjadi saat ini. Ia menceritakan dalam beberapa hari hujan terus turun dan hujan tersebut langsung menjadi es ketika menempel di permukaan apapun. Saat ini, hampir seluruh area terkurung es. Namun, itu diharapkan bisa mencair beberapa hari ke depan karena matahari sudah mulai muncul. (Detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru