Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Malaysia Perketat Penggunaan Energi, Batasi Suhu AC Gedung Pemerintah

Redaksi - Kamis, 02 April 2026 20:52 WIB
121 view
Malaysia Perketat Penggunaan Energi, Batasi Suhu AC Gedung Pemerintah
Ilustrasi bendera Malaysia

Kuala Lumpur (harianSIB.com)

Pemerintah Malaysia terus berupaya melakukan penghematan energi secara rasional di berbagai sektor, salah satunya di instansi pemerintah, dengan mengatur ketentuan suhu minimal pendingin ruangan (AC).

"Pengendalian penggunaan energi di gedung-gedung pemerintah akan diperketat. Suhu pendingin ruangan ditetapkan pada minimum 24 derajat Celcius," ujar Wakil Perdana Menteri Malaysia Fadillah Yusof dalam pernyataan khusus yang disiarkan televisi lokal, di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (2/4/2026) dikutip dari Antara.

Fadillah Yusof yang juga merupakan Menteri Peralihan Energi dan Transformasi Air menyampaikan bahwa pemerintah Malaysia mengimbau aparatur sipil negara untuk mengenakan pakaian yang lebih sesuai dengan iklim setempat seperti batik, kemeja korporat atau baju Melayu untuk mengurangi ketergantungan pada pendingin ruangan yang berlebihan.

Fadillah Yusof yang juga merupakan Menteri Peralihan Energi dan Transformasi Air menyampaikan bahwa pemerintah Malaysia mengimbau aparatur sipil negara untuk mengenakan pakaian yang lebih sesuai dengan iklim setempat seperti batik, kemeja korporat atau baju Melayu untuk mengurangi ketergantungan pada pendingin ruangan yang berlebihan.

Baca Juga:
"Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memimpin dengan memberi teladan dalam penggunaan energi secara bijak," kata dia.

Dia menekankan bahwa pemerintah Malaysia memastikan masyarakat senantiasa mendapatkan informasi atas kebijakan pemerintah. Pemerintah Malaysia berkomitmen untuk terus memberikan pembaruan secara berkala dan transparan.

"Masyarakat berhak mengetahui langkah-langkah yang diambil, dan pemerintah akan terus berkomunikasi dengan jelas tanpa menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu," jelas dia.

Dia menyampaikan bahwa pasokan energi Malaysia saat ini masih mencukupi dan stabil. Langkah yang diambil pemerintah saat ini adalah dalam rangka antisipasi atas dampak yang dapat ditimbulkan akibat krisis Timur Tengah.

Dia menegaskan agar semua pihak tidak menyebarkan atau membagikan informasi yang tidak benar yang dapat menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Aliansi Petani Bawang dan Mahasiswa Sumatera Utara Demo Polda Sumut, Resah Beredarnya Bawang Diduga Ilegal
BC Teluk Nibung dan Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 4,2 Kg Sabu di Perairan Asahan, 3 Tersangka Diamankan
Wabah TBC Hantam Malaysia, Warga Diminta Pakai Masker saat Bepergian
Pembunuhan Sekeluarga di Malaysia, 5 Orang Tewas
Ringgit Menguat, Malaysia Rancang MOP KLIA Sepang Jadi Pusat Shoping Barang Branded Untuk WNI
Perkuat Hubungan Serumpun, Pemko Medan dan DPUM Malaysia Jajaki Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru