Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Malaysia Temukan Perkampungan Ilegal Tersembunyi dengan Fasilitas Lengkap yang Dihuni WNI

Redaksi - Selasa, 07 April 2026 10:52 WIB
94 view
Malaysia Temukan Perkampungan Ilegal Tersembunyi dengan Fasilitas Lengkap yang Dihuni WNI
Harian Metro Malaysia
Otoritas Malaysia menggerebek tiga perkampungan ilegal tersembunyi di kawasan perkebunan kelapa sawit di Setia Alam, yang dihuni ratusan pendatang asing tanpa izin, termasuk warga negara Indonesia (WNI) pada Jumat (3/4/2026) malam.

Malaysia(harianSIB.com)

Otoritas Malaysia menemukan tiga perkampungan ilegal tersembunyi di kawasan perkebunan kelapa sawit di Setia Alam, yang dihuni ratusan pendatang asing tanpa izin, termasuk warga negara Indonesia (WNI).

Dalam operasi gabungan yang digelar pada Jumat (3/4/2026) tengah malam, sebanyak 214 orang ditangkap dari total 356 warga asing yang diperiksa.

Pengungkapan ini bermula dari operasi terpadu yang melibatkan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), Polis Diraja Malaysia (PDRM), serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Sebagaimana dilansir Harian Metro Malaysia yang dikutip Kompas.com Sabtu (4/4/2026), petugas harus menempuh medan berat untuk mencapai lokasi.

Baca Juga:
Tim bahkan harus mendaki kawasan berbukit sejauh sekitar 400 meter di tengah kondisi gelap sebelum tiba di lokasi perkampungan.

Selain medan yang sulit, petugas juga menghadapi risiko lain seperti keberadaan reptil berbisa di sekitar kawasan tersebut.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Malaysia Perketat Penggunaan Energi, Batasi Suhu AC Gedung Pemerintah
Aliansi Petani Bawang dan Mahasiswa Sumatera Utara Demo Polda Sumut, Resah Beredarnya Bawang Diduga Ilegal
BC Teluk Nibung dan Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 4,2 Kg Sabu di Perairan Asahan, 3 Tersangka Diamankan
Wabah TBC Hantam Malaysia, Warga Diminta Pakai Masker saat Bepergian
Pembunuhan Sekeluarga di Malaysia, 5 Orang Tewas
Ringgit Menguat, Malaysia Rancang MOP KLIA Sepang Jadi Pusat Shoping Barang Branded Untuk WNI
komentar
beritaTerbaru