Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Malaysia Temukan Perkampungan Ilegal Tersembunyi dengan Fasilitas Lengkap yang Dihuni WNI

Redaksi - Selasa, 07 April 2026 10:52 WIB
123 view
Malaysia Temukan Perkampungan Ilegal Tersembunyi dengan Fasilitas Lengkap yang Dihuni WNI
Harian Metro Malaysia
Otoritas Malaysia menggerebek tiga perkampungan ilegal tersembunyi di kawasan perkebunan kelapa sawit di Setia Alam, yang dihuni ratusan pendatang asing tanpa izin, termasuk warga negara Indonesia (WNI) pada Jumat (3/4/2026) malam.

Kampung tersembunyi dengan fasilitas lengkap. Hasil penelusuran di lokasi menunjukkan bahwa perkampungan ilegal tersebut meski berada di area terpencil, memiliki fasilitas yang cukup lengkap.

Harian Metro melaporkan, di dalamnya ditemukan tempat ibadah, toko kelontong, hingga pasokan kebutuhan seperti gas bersubsidi, bahan bakar diesel, serta aliran listrik dan air.

Selain itu, petugas juga menemukan kandang ayam yang diduga digunakan untuk aktivitas sabung ayam, serta jalur-jalur kecil atau "jalur tikus" yang diduga menjadi rute pelarian saat terjadi penggerebekan.

Direktur Imigresen Selangor, Khairrul Aminus Kamaruddin, mengatakan ketiga perkampungan ilegal tersebut diperkirakan telah berdiri selama 5-9 tahun.

"Secara keseluruhan kami memeriksa 356 warga asing dan menahan 214 orang yang diduga sebagai pendatang tanpa izin," ujarnya.

Dari jumlah tersebut, terdiri dari 120 laki-laki, 65 perempuan, serta 29 anak-anak, dengan rentang usia mulai dari 1 bulan hingga 80 tahun.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Malaysia Perketat Penggunaan Energi, Batasi Suhu AC Gedung Pemerintah
Aliansi Petani Bawang dan Mahasiswa Sumatera Utara Demo Polda Sumut, Resah Beredarnya Bawang Diduga Ilegal
BC Teluk Nibung dan Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 4,2 Kg Sabu di Perairan Asahan, 3 Tersangka Diamankan
Wabah TBC Hantam Malaysia, Warga Diminta Pakai Masker saat Bepergian
Pembunuhan Sekeluarga di Malaysia, 5 Orang Tewas
Ringgit Menguat, Malaysia Rancang MOP KLIA Sepang Jadi Pusat Shoping Barang Branded Untuk WNI
komentar
beritaTerbaru