Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Oktober 2026

AS-Iran Kembali Saling Serang, Ketegangan di Selat Hormuz Memanas

Redaksi - Selasa, 30 Juni 2026 09:48 WIB
1.256 view
AS-Iran Kembali Saling Serang, Ketegangan di Selat Hormuz Memanas
Foto: via REUTERS/US Navy
Kapal induk AS luncurkan jet tempur untuk serang Iran.

Di sisi lain, Iran membalas dengan meluncurkan operasi drone dan rudal ke sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain. Garda Revolusi Iran menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas aksi militer Washington.

Pemerintah Bahrain melaporkan terdapat kerusakan pada bangunan permukiman di sekitar Bandara Internasional Bahrain, namun tidak ada korban jiwa. Sementara Kuwait mengklaim berhasil mencegat dua rudal balistik sehingga tidak menimbulkan korban maupun kerusakan berarti.

Situasi di Selat Hormuz kembali menjadi perhatian dunia karena kawasan itu merupakan salah satu jalur distribusi minyak dan gas terpenting di dunia. Meningkatnya ketegangan membuat aktivitas pelayaran terganggu dan memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global serta kenaikan harga minyak.

Bagi Indonesia, termasuk Sumatera Utara, gejolak di Selat Hormuz berpotensi berdampak pada kenaikan harga energi dan biaya distribusi barang apabila konflik berkepanjangan memengaruhi pasar minyak dunia.

Di tengah meningkatnya eskalasi, upaya diplomasi masih terus dilakukan. Qatar dan Pakistan disebut berperan sebagai mediator. Amerika Serikat menyatakan delegasinya, termasuk Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan menuju Doha untuk membahas penyelesaian konflik dengan Iran.

Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, membantah adanya agenda pertemuan langsung dengan Amerika Serikat dalam waktu dekat. Ia menegaskan delegasi Iran yang berada di Qatar tidak terkait dengan kunjungan delegasi Amerika.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hakim AS Larang Donald Trump Batasi Suaka
Aksi Penembakan Brutal di Dua Kota Amerika Serikat, 4 Tewas
AS Peringatkan Semua Pelabuhan dan Asuransi agar Tidak Layani Kapal Iran
Cadev RI Naik Lagi, Darmin: Karena Partai Donald Trump Kalah
Perusahaan Amerika Serikat Suntik Modal PT INKA Rp 440 Miliar
AS Siap Jatuhkan Sanksi Terberat kepada Iran
komentar
beritaTerbaru