Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Oktober 2026

Hujan Ekstrem Lumpuhkan Jepang: 4 Orang Tewas, Ribuan Penumpang Terjebak di Narita

Redaksi - Sabtu, 15 Agustus 2026 21:10 WIB
1.045 view
Hujan Ekstrem Lumpuhkan Jepang: 4 Orang Tewas, Ribuan Penumpang Terjebak di Narita
Foto: Dok/Int
Sejumlah mobil terjebak saat hujan ektrem melanda Jepang Timur, Kamis (13/8/2026).

Jepang(harianSIB.com)

Hujan ekstrem yang mengguyur wilayah timur Jepang sejak Kamis malam, 13 Agustus 2026, menimbulkan bencana besar di Prefektur Chiba. Banjir bandang dan tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah, sementara layanan transportasi lumpuh dan ribuan penumpang terjebak di Bandara Narita.

Hingga Sabtu, 15 Agustus 2026, sedikitnya empat orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut. Namun, laporan NHK pada Jumat siang menyebut terdapat tambahan dua korban jiwa, sehingga total korban tewas mencapai enam orang.

Chiba, wilayah suburban yang berbatasan langsung dengan Tokyo di sebelah timur, menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak. Hujan deras juga memicu peringatan tanah longsor dan pemadaman listrik di berbagai wilayah.

Kantor Manajemen Bencana Prefektur Chiba mencatat hampir 26.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik. Sebanyak 45 rumah terendam banjir di sejumlah kota, termasuk Ichikawa, Kashiwa, dan Sakura. Sementara itu, sedikitnya 39 rumah lainnya mengalami rembesan air hingga ke bawah lantai.

Baca Juga:
Korban meninggal antara lain seorang pria berusia sekitar 60 hingga 70 tahun yang ditemukan mengambang di jalan yang terendam banjir. Seorang perempuan berusia 66 tahun juga ditemukan tewas setelah terjebak di dalam mobil yang terendam air.

Korban ketiga merupakan seorang pria yang belum diketahui identitas dan usianya. Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di jalan. Sementara identitas korban keempat, termasuk jenis kelamin dan usianya, masih belum diketahui.

Hujan deras juga menyebabkan gangguan besar pada transportasi. Ribuan penumpang dilaporkan terjebak dan menghabiskan malam di Bandara Narita setelah perjalanan mereka terganggu.

"Saya tidak pernah berpikir akan menghabiskan malam di bandara, tetapi begitulah adanya dan kami sedang belajar," kata seorang penumpang yang terjebak di Bandara Narita.

Sejumlah layanan kereta api turut dihentikan akibat kondisi cuaca dan banjir. Otoritas Jepang juga mengeluarkan peringatan hujan lebat tingkat tertinggi untuk wilayah Chiba, yang disebut sebagai peringatan pertama dengan level tersebut di daerah itu.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) sebelumnya telah memperingatkan potensi curah hujan ekstrem. Seorang pejabat JMA dalam konferensi pers pada Kamis menyebut kondisi tersebut berpotensi menghasilkan curah hujan lebat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hujan ekstrem itu kini membuat sejumlah wilayah di Chiba menghadapi ancaman banjir dan longsor, sementara proses pemulihan dan penanganan warga terdampak terus dilakukan. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
SO LPK Seikou Education Pematangsiantar Berangkatkan 11 Peserta Magang ke Jepang
Konjen Jepang Harap Hubungan dengan Sumut Kian Erat, Konsul Muda Berganti
Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, 13 Tewas dan Ratusan Ribu Warga Dievakuasi
Konjen Jepang Beri Penghargaan kepada Kakanwil Imigrasi Sumut atas Pengungkapan Sindikat Love Scam
SO LPK Seikou Education Pematangsiantar Berangkatkan Enam Peserta Pelatihan Kerja ke Jepang
Rupiah Terpuruk di Atas Rp18.100 per Dolar AS
komentar
beritaTerbaru