Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 09 Oktober 2026

Viral, Turis Indonesia Diduga Beri Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

Redaksi - Jumat, 09 Oktober 2026 11:38 WIB
178 view
Viral, Turis Indonesia Diduga Beri Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang
Foto: Dok/Int
Dua turis Indonesia ditegur warga lokal karena memberi makan plastik ke rusa di Nara Park, Jepang.

Perempuan itu juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Ia mengaku baru mengetahui bahwa rusa di Nara Park hanya boleh diberi makanan khusus yang dijual di kawasan wisata itu.

"Mohon maaf semuanya atas kegaduhan ini. Tidak ada yang dapat dibenarkan dari tindakan Ayah saya yang membiarkan plastik bungkusan tersebut diambil rusa, maupun reaksi kami yang lamban untuk menarik lagi plastik tersebut. Saya hanya ingin menegaskan bahwa, tidak ada niat buruk kami untuk memberi makan plastik kepada rusa tersebut," tulisnya dalam unggahan tersebut.

Aturan Memberi Makan Rusa di Nara Park

Nara Park merupakan salah satu destinasi wisata di Jepang yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan rusa yang berkeliaran bebas. Meski demikian, wisatawan tidak diperbolehkan memberikan makanan sembarangan kepada hewan tersebut.

Panduan resmi pariwisata Nara menyebutkan bahwa makanan yang boleh diberikan kepada rusa adalah shika senbei, yakni biskuit khusus yang dijual di kawasan wisata tersebut.

Pengunjung juga diimbau untuk menjaga barang bawaan mereka. Rusa yang hidup bebas di kawasan itu dapat mencoba memakan berbagai benda milik pengunjung, termasuk kantong plastik, peta, hingga pamflet.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Maskapai Jepang Larang Pilotnya Minum Alkohol Sehari Sebelum Terbang
BTS Minta Maaf Pasca Pakai T-Shirt Bom Atom Jepang dan Topi Nazi
Film Jepang Tentang Tsunami Aceh Buka NETPAC Asian Film Festival
Pemohon Visa Pekerja Profesional ke Jepang Wajib Bergelar Sarjana
Tanpa Disadari, Pulau Esanbehanakitakojima di Jepang Lenyap
Dari Gunung Fuji hingga Kastil Himeji, Destinasi Wisata Menarik di Jepang
komentar
beritaTerbaru