Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 10 Oktober 2026

Aturan Pemulangan Migran Uni Eropa Bukan Deportasi Massal

Redaksi - Jumat, 09 Oktober 2026 23:19 WIB
138 view
Aturan Pemulangan Migran Uni Eropa Bukan Deportasi Massal
Foto: X - EU Council
Bendera Uni Eropa.

Brussels(harianSIB.com)

Aturan pemulangan migran Uni Eropa yang mendapat 418 suara mendukung dan 218 menolak bukan keputusan untuk langsung mendeportasi semua migran tanpa izin. Aturan itu menetapkan prosedur pemulangan bagi warga negara non-Uni Eropa yang tidak memiliki hak tinggal, termasuk kewajiban bekerja sama dan langkah lanjutan jika keputusan pemulangan tidak dipatuhi.

Sebanyak 30 anggota Parlemen Eropa abstain dalam pemungutan suara pada 17 Juni 2026. Hasil tersebut merupakan persetujuan Parlemen atas naskah aturan. Dewan Uni Eropa kemudian memberikan persetujuan akhirnya pada 1 Oktober, sementara naskah ditetapkan pada 7 Oktober 2026.

Perunding Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa sebelumnya mencapai kesepakatan sementara pada 1 Juni 2026. Aturan itu membentuk kerangka bersama untuk menangani pemulangan orang yang tidak memiliki hak tinggal di negara anggota Uni Eropa.

Naskah aturan membuka kemungkinan pembentukan pusat pemulangan di negara di luar Uni Eropa. Pembentukannya memerlukan perjanjian atau pengaturan dengan negara tujuan serta harus menghormati standar hak asasi manusia dan prinsip larangan mengembalikan seseorang ke tempat ia berisiko menghadapi bahaya serius. Anak di bawah umur tanpa pendamping dikecualikan dari pengaturan tersebut.

Baca Juga:
Dewan Uni Eropa menyatakan aturan akan mulai berlaku sehari setelah diterbitkan dalam Jurnal Resmi Uni Eropa. Sejumlah ketentuan dapat diterapkan segera, sedangkan ketentuan lain memerlukan persiapan hingga satu tahun.

Dengan demikian, angka 418 berbanding 218 menunjukkan dukungan Parlemen Eropa terhadap kerangka aturan pemulangan, bukan perintah untuk mendeportasi semua migran secara serentak. Pemulangan tetap mengikuti prosedur dan keputusan yang berlaku bagi setiap kasus. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ratusan Pekerja Migran Tebingtinggi Berangkat ke Malaysia
Migrant Care: Buruh Migran di Pemilu 2019 Capai 9 Juta
Uni Eropa Bersikukuh Tetap Berdagang dengan Iran Menggunakan Sistem Pembayaran Baru
RI - Sri Langka Kerja Sama Ekspor Pakaian Jadi ke Uni Eropa
AS Kecam Paket Bantuan Uni Eropa Untuk Iran
Ketemu Dubes Uni Eropa, Rommy Bahas Kebebasan Berekspresi
komentar
beritaTerbaru