Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 22 Agustus 2026

Tragedi Kunming Terjadi karena Pelaku Putus Asa Tak Bisa Pergi ‘Jihad’

- Jumat, 07 Maret 2014 12:25 WIB
380 view
Tragedi Kunming Terjadi karena Pelaku Putus Asa Tak Bisa Pergi ‘Jihad’
Beijing (SIB)- Sekelompok orang dari Xinjiang, China barat, yang melakukan serangan brutal di Stasiun Kereta Api Kunming, Provinsi Yunnan pekan lalu, ternyata melakukan serangan tersebut karena putus asa setelah gagal meninggalkan China untuk melakukan ”jihad”. Demikian diungkapkan media Pemerintah China, Rabu (5/3/2014).

Pihak berwajib China menyatakan, para militan dari Xinjiang, tempat tinggal kelompok etnis minoritas Uighur, melancarkan serangan yang menewaskan sedikitnya 29 orang dan mencederai sekitar 140 orang. Polisi menembak mati empat penyerang dan menangkap empat lainnya. Baik Beijing maupun Washington telah menyebut serangan di Kunming itu sebagai serangan terorisme.

Media pemerintah, termasuk kantor berita Xinhua, mengutip Qin Guangrong, Ketua Partai Komunis China di Provinsi Yunnan, menyatakan, delapan penyerang itu semula ingin berpartisipasi dalam “jihad”.

“Mereka tidak bisa pergi dari Yunnan sehingga mereka mencari tempat lain dan pergi ke Provinsi Guangdong,” kata Qin. Guangdong adalah provinsi di China yang berbatasan dengan Hongkong. Dari Guangdong, mereka ternyata juga tidak bisa keluar sehingga kembali ke Yunnan.

Mereka kemudian pergi ke Honghe di Yunnan yang berbatasan dengan Vietnam. Di situ mereka merencanakan, jika tidak bisa meninggalkan China dari sana, mereka akan “berjihad” di Honghe atau di sebuah stasiun kereta api atau terminal bus di Kunming.

Qin mengatakan bahwa “beberapa orang” yang melakukan kontak dengan delapan penyerang itu juga ditahan walau dia tak memberikan rincian. Dia mengatakan ini hari Selasa saat memberikan taklimat kepada delegasi provinsi menjelang pembukaan sidang tahunan parlemen di Beijing. Qin tak menjelaskan mengenai apa yang ia maksudkan dengan “jihad”.

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 07 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru