Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 22 Agustus 2026

Tak Dapat Info Terbaru, Ayah Penumpang Bentak Staf Malaysia Airlines

- Kamis, 13 Maret 2014 15:55 WIB
304 view
 Tak Dapat Info Terbaru, Ayah Penumpang Bentak Staf Malaysia Airlines
Kuala Lumpur (SIB)- Ketegangan antara keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 dengan pihak maskapai masih terus terjadi. Ayah seorang penumpang tiba-tiba berteriak di depan seorang staf MAS yang mendampingi keluarga penumpang di hotel di Kuala Lumpur, Malaysia.

Selamat Omar (60) berjalan mendekati seorang staf MAS di lobi hotel pada Rabu (12/3) pagi. Tiba-tiba dia meneriaki staf tersebut. "Saya ayahnya!" teriak Selamat seperti dilansir The Star, Rabu (12/3). Teriakan ini sontak memicu perhatian wartawan yang sedang berkumpul di lobi hotel. Dia segera diamankan oleh petugas. Namun tak lama kemudian Selamat terlihat mengobrol dengan suara pelan dengan sejumlah relawan yang memang bertugas mendampingi keluarga penumpang.

Selamat merupakan ayah dari teknisi penerbangan MAS, Mohd Khairul Amri Selamat yang ikut dalam pesawat yang hilang. Menurut Selamat, putranya yang berusia 29 tahun tersebut terbang ke Beijing untuk memperbaiki pesawat MAS lainnya di negara tersebut.

Beberapa saat setelah insiden tersebut, Selamat yang sudah kembali tenang menemui wartawan dan menjelaskan sikapnya yang emosional sebelumnya. Selamat menuturkan, dirinya marah karena cemas sepanjang hari belum mendapat informasi terbaru mengenai upaya pencarian pesawat Boeing 777-200 tersebut.

"Biasanya saya mendapat perkembangan informasi sekitar jam segini pada pagi hari, tapi ketika hari ini tidak ada seorang pun yang memberikan saya jawaban yang jelas, saya sedikit terbawa emosi," tuturnya. "Otoritas setempat telah bekerja keras dan selalu memberikan kami perkembangan terbaru atas situasi ini. Namun, ketika mereka sedikit terlambat memberikan informasi kepada kami hari ini, saya langsung dipenuhi kemarahan," tanda Selamat.

Pesawat dengan rute Kuala Lumpur-Beijing ini dinyatakan hilang kontak pada Sabtu (8/3) pukul 02.40 waktu setempat, atau sekitar 2 jam setelah lepas landas. Pesawat dengan 227 penumpang dan 12 awak ini dijadwalkan mendarat di Beijing pada hari yang sama pukul 06.30 waktu setempat. Namun hingga kini keberadaannya masih misterius. (Detikcom/d)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru