Negeri Lama (SIB)- Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP)
Pdt WTP Simarmata MA menahbiskan 65 Guru Huria, Bibelvrow dan Diakones
untuk gereja-gereja HKBP, Minggu (22/5), di Gereja HKBP Negeri Lama
Distrik XXVI Labuhanbatu. Pelayan gereja HKBP yang ditahbiskan itu
terdiri dari 15 Guru Huria, 31 Bibelvrouw dan 19 Diakones.
Penahbisan
para pelayan itu dihadiri pengurus pusat HKBP, para praeses,
pendeta-pendeta ressort dari berbagai daerah dan unsur pimpinan
Kecamatan Bilah Hilir.
Rombongan pemimpin tertinggi HKBP itu
melakukan prosesi dari kediaman Ketua Umum Panitia St Aminuddin Manurung
SE menuju gereja HKBP Ressort Negeri Lama berjarak sekitar 700 meter,
diiringi musik tiup serta patwal dan disambut drum band SDN 112189 di
lokasi penahbisan.
Ephorus disambut pengalungan bunga dari
Sekolah Minggu. Ephorus kemudian melepaskan burung merpati, pertanda
gereja HKBP mencintai perdamaian. Setelah itu dilakukan penanaman pohon
mengartikan bahwa gereja HKBP juga peduli lingkungan.
Ephorus Pdt
WTP Simarmata MA memimpin ibadah minggu di gereja itu. Ibadah diisi
dengan nyanyian puji-pujian kemuliaan Tuhan, koor ama dan ina.
Pada
minggu Trinitasi itu, Ephorus yang pernah melayani di gereja HKBP Ajamu
(pesisir pantai Labuhanbatu) dalam khotbahnya berpesan terkhusus kepada
penerima tohonan (tahbisan-red) agar tidak menjadi pemecah belah di
antara umat di mana pun berada.
"Jangan menjadi pemecah belah
umat. Itu dosa besar, hingga keturunanmu akan menanggung akibatnya.
Tetapi bawalah kedamaian dan mintalah Roh Kudus untuk menegakkan
kebenaran, kesatuan dan perdamaian," pesan Ephorus.
Pesan itu
diulangi Ephorus hingga 3 kali. "Berdasarkan itulah yang layak dan
pantas diterima sebagai penerima tahbisan di dalam Trinitatis,"
tandasnya.
Setelah ibadah, Ephorus menahbiskan 15 Guru Huria, 31 Bibelvrouw dan 19 Diakones.
Ketua
Umum Panitia, St Aminuddin Manurung SE dalam sambutannya mengharapkan
semua pelayan gereja HKBP yang menerima tahbisan (na manjalo tohonan)
saat itu, harus memiliki prinsip melayani, bukan untuk dilayani.
"Prinsip melayani diutamakan dari pada dilayani," pinta mantan anggota DPRD Labuhanbatu tiga periode itu.
Gr
Benni Hutahaean mewakili yang ditahbiskan, mengucapkan terimakasih
kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran perhelatan dimaksud.
Direktur
Sekolah Tinggi Bibelvrouw Laguboti, Roslinda Sihombing MPsi dalam
sambutannya mengatakan sangat senang dan gembira, sebab telah bertambah
pelayan-pelayan bagi Tuhan di HKBP. "Ini awal perjuangan, dan
pembuktiannya di lapangan," ujarnya mengharapkan para Bibelvrouw yang
ditahbiskan tulus dalam pekerjaan pelayanan.
Ketua Pelaksana
Harian, Dongan Panjaitan BA menyebut perhelatan ini memiliki nilai
tersendiri bagi dirinya, apalagi telah 2 kali terpilih menjadi panitia
pada perhelatan akbar HKBP di Resort Negeri Lama.
Camat Bilah
Hilir, Saparuddin SH didampingi Kapolsek Bilah Hilir AKP PS Simbolon dan
Lurah Negeri Lama Hulwi SE usai penahbisan mengaku bangga karena acara
besar HKBP diadakan di Negeri Lama.
"Kami juga bangga, sebab
pimpinan tertinggi umat HKBP saat ini pernah bertugas di daerah pesisir
Labuhanbatu, persisnya di Ajamu Panai Hulu. Kami mengucapkan selamat
menjalankan tugas bagi ephorus dan para pelayan gereja yang baru
ditahbiskan," ucap Saparuddin.
Para pelayan gereja HKBP yang
menerima tahbisan, Guru Huria; Apriadi Limbong, Benni O Hutahaean, Fajar
Pandaram Simatupang, Febrianto Andreas Jefri Siahaan, Hekson Simbolon,
Jadi Simamora, Jefri Daniel Wasiman Hutabalian, Markus Parsaoran Sinaga,
Pasabar L Togatorop, Piter Ramos P Silitonga, Putra Dharma Simanjuntak,
Roimon Gultom, Roy Jekson Sihombing, Rudi Yansyah Selamat Tampubolon
dan Tohom Samsider Sihombing.
Bibelvrouw; Desnita Sitorus,
Destaria Kristina Tambunan, Destina Fairina Tampubolon, Dewi Sasri
Munte, Donnaria Manalu, Dosma Tambunan, Emra Elfrida Tupauli Pardosi,
Endang Estaurina Simanjuntak, Erni Natalia Pangaribuan, Eva Susilawati
Nainggolan, Evi Naingolan, Formaida Lestaria Simatupang, Heldi Sulastri
Nadapdap, Hetty Aidah Pardede, Hotmaida Simanjuntak, Indah Br Sitohang,
Juliani Tarihoran, Lamria Hutauruk, Leli Siagian, Masdiana Hutajulu,
Medis Sartika Marpaung, Monica Tambunan, Novalisna Malau, Renia Sibuea,
Rika Valentina Simanjuntak, Rina Susianti Purba, Roinda Butarbutar,
Rotua, Siska Maria Aksari, Tika Maria Yulinda Panjaitan dan Wita
Magdalena Sipahutar.
Diakones, terdiri dari Agustina
Lumbantoruan, Agustina Silalahi, Arlisna Sihombing, Debora Oktalina
Silaban, Deby Novita Theresia Manalu, Diana Cristiany Malau, Elsa
Rajagukguk, Ester Sovia Simatupang, Lusianti Tampubolon, Maria Magdalena
Manalu, Nela Nigela Siagian, Putri Andita Simatupang, Putri Miliana
Damanik, Retni Yanti Simangunsong, Rani Hardianti Pakpahan, Riskaida
Sinaga, Sartika Dewi Sibarani, Sartika Manur Sihombing dan Tiopani
Hotmaida Hutahaean.
Pendeta Ressort, Pdt Tonianto Sitanggang
didampingi St Buhar Hutagalung sangat berterimakasih kepada Tuhan serta
semua pihak, karena perhelatan akbar ini berlangsung lancar tanpa
gangguan
. (D13/D17/h)