Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Berenang di Sungai Kerasaan, Seorang Pelajar Tewas dan Seorang Lagi Hilang Tenggelam

- Kamis, 15 September 2016 10:56 WIB
1.047 view
Berenang di Sungai Kerasaan, Seorang Pelajar Tewas dan Seorang Lagi Hilang Tenggelam
Simalungun (SIB)- Dua  pelajar Ando Jordan Pasaribu (15), siswa SMA DR Cipto dan Pasko Tamara (12) siswa SMP Taman Ilmu Perlanaan, tenggelam usai berenang di pemandian sungai lobang, Kelurahan Kerasaan 1, Kecamatan Pematangbandar, Simalungun. Andi ditemukan tewas dan satu lagi masih dalam pencarian.

Informasi yang dihimpun SIB, peristiwa tersebut terjadi, Rabu (14/9) sekira pukul 08.45 WIB. Saat itu diketahui kedua pelajar ini berenang bersama tiga temannya, Rangga (13), Topan (13) dan Andika (14). Insiden tenggelamnya dua pelajar itu terjadi ketika Ando dan Pasko bersama-sama menyelam kedalam lubang sungai namun keduanya mendadak melambaikan tangannya, lalu tiga temannya berteriak minta tolong.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung menolong dan Ando berhasil ditarik ke permukaan sementara Pasko tenggelam. Tim Basarnas Danau Toba yang melakukan pencarian sempat mengalami kendala sebab air dalam sungai lubang itu menekan keatas sehingga sulit melakukan penyelaman.

"Kami kesulitan didalam sangat gelap, kemudian air menekan keatas jadi kami tidak bisa menyelam padahal kami sudah pakai alat selam lengkap," ujar Wanson Purba Komandan Tim Basarnas Danau Toba ditemui SIB, Rabu (14/9) siang di Kelurahan Kerasaan.

Sementara Kapolsek Perdagangan AKP Asmara membenarkan kejadian itu. Pihaknya dibantu warga sekitar sudah berusaha melakukan pencarian dengan menyelam hingga kedalaman 10 meter. Namun belum ada ditemukan tanda-tanda adanya siswa tersebut.

"Tadi bersama warga tim kami sudah turun tapi sulit karena tekanan air bercampur pasir mendorong keatas. Pengawasan tetap kita intensifkan di lokasi kejadian," ujar Asmara pada SIB.

Asmara menambahkan Ando warga Nagori Sedotani II, Kecamatan Bandar, Simalungun ditemukan tepat di lokasi bundaran sungai lobang, tetapi sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah Ando selanjutnya dibawa ke kediamannya. Sementara Pasko hingga pukul 18.00 WIB belum juga berhasil ditemukan.

Hingga Rabu malam, tim gabungan yang terdiri dari Tim SAR Danau Toba, relawan, serta TNI dan Polri masih melakukan pencarian terhadap Pasko,  Bupati Simalungun JR Saragih juga hadir meninjau pencarian korban. Sementara warga juga memenuhi kawasan sungai lobang menyaksikan jalannya proses pencarian korban. (C07/C08/h)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru