Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

Material Pembangunan Infrastruktur Desa Pasar Rawa Langkat Diduga Mark-Up

* Kades: Itu Sudah Sesuai Prosedur
- Minggu, 04 Desember 2016 21:25 WIB
483 view
Gebang (SIB)- Harga pembelian berbagai jenis material untuk pembangunan sejumlah sarana infrastruktur seperti pasir, kerikil dan semen menggunakan Dana Desa (DD) diduga di mark-up oleh Tim Pelaksana Kerja (TPK), Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Anggaran dana yang dialokasikan TPK yang dituangkan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) dengan sumber DD TA 2016 untuk biaya pembangunan fisik 14 jenis proyek, termasuk didalamnya biaya pembuatan RAB ditambah PPN dan PPH Rp800 juta lebih.

Dugaan harga material yang di mark-up seperti pasir dengan harga pembelian Rp136.500 per meter kubik yang di beli dari salah satu pengusaha dari Kecamatan Tanjungpura, Langkat. Sementara harga pasaran di Panglong Aloi Jaya di Kecamatan Gebang relatif dekat dengan lokasi proyek yang harganya jauh lebih murah hanya Rp80 ribu per meter kubik.

Demikian juga harga material semen mencapai Rp63.200 per zak di beli dari oknum pengusaha di Kecamatan Tanjungpura. Sedangkan di Panglong Aloi Jaya, Kecamatan Gebang harga semen per zak hanya sebesar Rp 49.500 langsung diantar ke lokasi proyek, ujar sumber SIB, Rabu (30/11) di Desa Pasar Rawa.

Yang menjadi pertanyaan kata sumber, kenapa TPK harus membeli material ke Kecamatan Tanjungpura yang jaraknya jauh dari lokasi proyek, sementara berbagai material yang dibutuhkan ada di kecamatan sendiri (Kecamatan Gebang-red), ujarnya dengan nada tanya, sembari mengatakan, bukan itu saja material lainnya pun seperti batu kerikil harganya juga terindikasi di mark-up.

Kades Pasar Rawa, Bambang AS yang dikonfirmasi SIB di ruangan kerjanya, Rabu (30/11) mengatakan, harga pasir per meter kubik Rp136.500 dan harga semen Rp63.200 per zak itu sesuai RAP. "Harga pasir dan semen sebesar itu sudah termasuk di dalamnya PPN dan PPH," ujarnya.

Ditanya kenapa Kades Bambang AS selaku penanggung jawab kegiatan harus membeli berbagai material ke Kecamatan Tanjungpura, sementara material yang dibutuhkan tersedia di kecamatan sendiri (Kecamatan Gebang), dia mengatakan ya itu sudah sesuai prosedur, ucapnya. (B05/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru