Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Bupati Karo : Keberadaan Pertamina Geothermal Area Sibayak Perlu Dikaji Ulang

- Kamis, 16 Februari 2017 20:05 WIB
698 view
Bupati Karo : Keberadaan Pertamina Geothermal Area Sibayak Perlu Dikaji Ulang
SIB/Theopilus Sinulaki
TINJAU : Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Camat Merdeka Terang Ukur Br Surbakti meninjau PT Pertamina Geothermal Area Sibayak di Desa Semangat Gunung, Selasa (14/2).
Tanah Karo (SIB)- Keberadaan PT Pertamina Geothermal Energy Area Sibayak di Desa Semangat Gunung Kabupaten Karo perlu dikaji ulang, karena sampai saat ini belum diketahui secara pasti kontribusi perusahaan yang bergerak dalam bidang uap dan perlistrikan itu kepada masyarakat Karo, khususnya warga yang berada di kawasan lokasi itu. 

Hal itu dikatakan Bupati karo Terkelin Brahmana SH didampingi Camat Merdeka Terang Ukur Br Surbakti, anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting, kepada sejumlah wartawan saat meninjau efek gempa di areal  PT Pertamina Geothermal Energy Area Sibayak Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo, Selasa (14/2).

Bupati juga sampai saat ini belum mengetahui  apa-apa saja kegiatan perusahaan yang bekerjasama dengan PT Dizamatra Powerindo itu di Desa Semangat Gunung, dan bagaimana pula  dampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat, apakah menguntungkan atau merugikan, termasuk kontribusinya kepada daerah. Karena itu bupati menghimbau kepada perusahaan tersebut, supaya  secepatnya membuat laporan kepada Pemkab Karo.

"Sesuai penjelasan dari pihak manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Sibayak  bahwa akhir-akhir ini panas bumi yang dihasilkan PT Pertamina tidak maksimal dimanfaatkan pihak PT Dizamatra sebagai penampung pembangkit listrik yang dijual ke PLN. Informasi ini akan kita bahas bersama pihak DPRD dan instansi terkait agar potensi ini tidak sia-sia begitu saja," kata Terkelin.

Di sela-sela kunjungan itu, anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting menanggapi keberadaan perusahaan  Pertamina Area Geothermal Energy Sibayak. "Kalau tidak menguntungkan kepada masyarakat Karo, kita sarankan supaya pemerintah meninjau kembali  ijin pengoperasian  perusahaan tersebut," kata Thomas.

Sebelumnya manajer senior supervisor operation Agung Galunggung mengatakan, PT Pertamina Area Geothermal Energy Sibayak yang berlokasi di Desa Semangat Gunung Karo merupakan perusahaan yang  mengolah panas (gas) bumi menjadi sumber energy listrik bekerjasama dengan PT Dizamartha Powerindo. Namun beberapa tahun belakangan ini pihaknya tidak lagi beroperasi, karena dua turbin listrik  yang selama ini digunakan menghasilkan listrik sudah rusak dan belum diperbaiki, sehingga  tidak dapat dioperasikan lagi.

"Jadi keberadaan para staf yang berjumlah 30 orang bekerja di areal pengolahan panas bumi ini, hanya sebatas menjaga aset, agar tidak diganggu dan dijarah orang. Kami hanya mengamankan aset perusahaan saja supaya  tidak ada yang hilang," terang Agung.

 Agung Galunggung juga menjelaskan gempa bumi akhir-akhir ini di wilayah Tanah Karo belum ada pengaruh dalam penampungan gas panas bumi sebagai tenaga listrik melalui turbin PT Dizamatra. (B02/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru