Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Hasil Otopsi, Aldi Sibarani Siswa SD di Doloksanggul Tewas Akibat Hantaman Benda Tumpul

- Senin, 20 Februari 2017 18:29 WIB
1.898 view
Hasil Otopsi, Aldi Sibarani Siswa SD di Doloksanggul Tewas Akibat Hantaman Benda Tumpul
SIB/Dok
JERIT TANGIS: Jerit tangis ibu kandung korban Natalia br Manalu (kedua kanan) didampingi Ayah korban Mangasi Sibarani (tengah) tak dapat dibendung saat melihat jasad anaknya Aldi Manata Sibarani bocah 10 tahun dalam peti mayat setelah diantarkan pihak kep
Humbahas (SIB) -Usai menjalani otopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Sabtu (18/2), jasad Aldi Manata Sibarani (10), warga Dusun Lumban Sibarani, Desa Aeklung, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang ditemukan tewas mengenaskan Jumat (17/2) lalu, di sekitar lokasi perladangan warga dinyatakan korban tewas akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala, leher dan rusuk korban.

Kasatreskrim Polres Humbahas, AKP Jonser Banjarnahor, yang menyampaikan hal tersebut, Minggu (19/2) pagi, menjelaskan jasad korban kini sudah dikembalikan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan. "Dari hasil otopsi, kematian korban disebabkan benturan benda tumpul di bagian kepala, leher dan rusuk korban. Namun kita belum tahu pasti akibat apa? Kita masih terus lakukan penyelidikan," terang Jonser.

Guna mencari berbagai keterangan dan informasi lebih lanjut terhadap tewasnya bocah kelas 4 SD itu, disebut Jonser kembali dalam beberapa hari ke depan pihaknya terus lakukan penjagaan di rumah orang tua korban.

"Kita akan maksimal mengungkap kasus kematian ini, sebagian personil dalam tim sudah disiapkan hingga beberapa hari ke depan berjaga di rumah korban mencari keterangan guna penyelidikan," sebutnya.

Di rumah duka, jerit tangis orang tua korban Mangasi Sibarani dan Natalia br Manalu itu tampak tak bisa dibendung saat melihat kedatangan jasad anaknya Aldi terbujur kaku berada di dalam peti, Sabtu (18/2) malam, sekitar pukul 23.15 WIB ketika diantarkan pihak kepolisian usai menjalani otopsi.

Ibu kandung Aldi pun terlihat terus histeris memanggil nama anaknya hingga pingsan sebelum kemudian ditenangkan oleh pihak keluarga. Tidak sampai hitungan jam, jasad korban kemudian langsung dikebumikan tidak jauh dari kediamannya pada malam itu juga.

Sebelumnya, Aldi bocah 10 tahun itu ditemukan tewas mengenaskan oleh warga yang hendak berburu burung di lahan perkebunan warga, persis 100 meter di belakang Poskedes Aeklung, Doloksanggul, sekira pukul 13.40 WIB, Jumat (17/2) setelah dinyatakan hilang selama 6 hari usai disuruh ayahnya membeli sebungkus rokok dan mancis ke warung yang berjarak 1,2 Km dari rumah korban namun tidak kembali pulang. (F03/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru