Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Puskesmas Mutiara Penyuluhan Kesehatan di SMPN 3 Kisaran

- Senin, 20 Februari 2017 18:37 WIB
223 view
Puskesmas Mutiara Penyuluhan Kesehatan di SMPN 3 Kisaran
SIB/Donal Tampubolon
PENYULUHAN: Usai memberikan penyuluhan kesehatan, Kepala Puskesmas Mutiara, para petugas medis, istri Camat Kisaran Timur, guru serta siswa/i foto bersama di halaman SMPN 3 Kisaran, Selasa (14/2).
Kisaran (SIB) -Tim medis  Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mutiara  melakukan penyuluhan kesehatan di SMPN 3 Kisaran guna meningkatkan pelayanan kesehatan siswa tentang pemberantasan penyakit menular (P2M), datang bulan (haid), kesehatan lingkungan serta bahaya merokok.  Siswa/i yang ikut dalam sosialisasi kesehatan tersebut adalah perwakilan siswa kelas 7 dan 8, Selasa (14/2).

Penyuluhan/sosialisasi ini dihadiri Kepala Puskesmas Mutiara dr Emi Juniarita, istri camat Kisaran Timur Widya Irwadi, Fahrianti SKM, Pitta RS Pane AMG, Rosmadewi, dr Anita Napitu, dr Agus serta Desmon Simbolon mewakili Kepala SMPN 3 Kisaran.

Dalam kata sambutan, Kepala Puskesmas Mutiara dr Emi Juniarita Barus mengatakan, bagi remaja putri, menstruasi adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi FSH Estrogen atau LH Progesteron. Periode ini penting dalam hal reproduksi dan ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia remaja sampai menopause.

Pada wanita siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari walaupun hal ini berlaku umum tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama. 
Adakalanya  siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Biasanya, menstruasi rata-rata terjadi 5 hari, kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2 hari sampai 7 hari paling lama 15 hari, ujar Emi Barus menjelaskan.

Kepala Puskesmas Mutiara tersebut  minta kepada anak anak didik SMPN 3 Kisaran untuk  menjaga kebersihan dan menjaga kesehatan pada diri sendiri. Kepada remaja putra hindari merokok karena akan berpengaruh pada kesehatan tubuh terutama pada paru-paru.

Widya Irwadi, istri Camat Kisaran Timur Widya  berharap dengan adanya kegiatan seperti ini  wawasan para siswa tentang kesehatan semakin bertambah juga mampu meningkatkan derajat kesehatan para siswa dalam mengikuti setiap pelajaran yang diberikan.

Ditambahkan dr Anita Napitu dan dr Agus, penyuluhan tentang penyakit untuk anak sekolah ini diharapkan mampu memberi pemahaman kepada anak didik tentang pentingnya menjaga kesehatan baik diri sendiri maupun lingkungan.

Dengan tumbuhnya kesadaran pada diri siswa, tentu akan menjamin terciptanya pola hidup sehat dan selalu memperhatikan kebersihan lingkungan. Mereka berharap, kegiatan seperti ini dapat terus terlaksana antara Dinas Pendidikan dan Kesehatan demi terciptanya generasi sehat dan pintar. "Inilah tujuan utama kita menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk menjamin kualitas kesehatan generasi penerus bangsa," tegas dokter itu. (D03/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru