Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Jalan 6 Dusun di Kecamatan Purba Rusak Parah

- Selasa, 21 Februari 2017 18:30 WIB
185 view
Jalan 6 Dusun di Kecamatan Purba Rusak Parah
SIB/Mey Hendika Girsang
RUSAK PARAH: Jalan 6 dusun meliputi Nagori Pematang Purba dan Nagori Huta Raja Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun rusak parah, Senin (20/2).
Simalungun (SIB) -Jalan 6 dusun meliputi Nagori Pematang Purba dan Nagori Huta Raja Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun rusak parah, Senin (20/2).
Lima dusun itu yaitu Dusun Sayurma, Bagot Ingul, Bagot Raja, Pematang Purba, Marubun dan Huta Raja.

Dari enam dusun itu, ada yang belum pernah tersentuh pembangunan sejak Indonesia merdeka yaitu Dusun Bagot Ingul sampai ke Bagot Raja, sedangkan 3 dusun lainnya sekira 10 tahun mengalami kerusakan yang cukup parah. Jalan berlubang dan batu berserakan di badan jalan. Ketika hujan turun ada ruas jalan bagai kubangan kerbau.

Panjang jalan yang rusak diperkirakan 11 Km mulai dari Dusun Sayurma menuju Bagot Ingul sampai ke Bagot Raja 7 Km dan Pematang Purba menuju Marubun sampai ke Huta Raja sepanjang 4 Km. Kerusakan jalan itu membuat angkutan umum tidak masuk desa, sehingga warga yang tidak memiliki kendaraan pribadi terpaksa jalan kaki sekira 7 Km jika hendak bepergian ke luar daerah.

"Keadaan ini sudah bertahun-tahun kami rasakan. Sangat menderitalah kehidupan kami ini. Bagaikan daerah yang terlupakan karena 10 tahun lebih jalan desa tak dibangun dan ada yang sama sekali belum pernah tersentuh pembangunan sejak Indonesia merdeka yaitu jalan Dusun Bagot Ingul sampai ke Bagot Raja," kata warga dusun itu Jansen Purba, Riahta Haloho, J Saragih dan lainnya.

Enam dusun itu dihuni sekira 670 kepala keluarga mayoritas hidup dari sektor pertanian hortikultura seperti tomat, cabai, kentang, kol, jeruk, sawi putih dan banyak juga kopi. Tempo satu bulan menghasilkan ratusan ton hasil pertanian berbagai komoditi. Jika panen raya tiba, hasil produksi petani mencapai seribu ton.

Menurut petani, jika jalan enam dusun itu diaspal kehidupan masyarakat akan berubah ke arah yang lebih baik. Demikian dikatakan karena hasil pertanian akan terjual sesuai harga pasar. Di samping itu, aktifitas masyarakat juga berjalan lancar.

"Oleh karenanya, kami sangat berharap kepada Pemkab Simalungun supaya membangun jalan itu di tahun 2017 ini agar masyarakat lepas dari penderitaan yang dialami warga selama 10 tahun lebih, sehingga kesejahateraan masyarakat sebagaimana tujuan Pemkab terwujud dengan baik," harap warga itu. (C12/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru