Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Tiga Rumah Warga Rusak Dihantam Puting Beliung di Doloksanggul

- Selasa, 21 Februari 2017 18:32 WIB
172 view
Humbahas (SIB) -Tiga unit rumah semipermanen di Desa Purba Dolok, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), rusak dihantam angin puting beliung, Senin (20/2) sore sekira pukul 17.00 WIB.  Ketiga rumah tersebut masing-masing milik Maruba Purba, Askin Purba dan Garu Purba.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun separuh atap rumah mereka yang terbuat dari seng lepas dan terbang dibawa angin. Belum diketahui kerugian pasti yang ditimbulkan, namun ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, angin kencang tersebut terjadi  bersamaan dengan hujan deras. "Kejadiannya sangat cepat. Saat itu hujan cukup deras dan tiba-tiba saja ada angin kencang hingga menerbangkan atap rumah kami," kata Maruba Purba salah seorang korban.

Angin kencang tersebut katanya berhembus dan berputar putar di sekitar rumah miliknya. "Kejadian berlangsung hitungan menit saja. Saat itu saya dan anggota keluarga keluar rumah menyelamatkan diri," terangnya.

Garu Purba korban lainnya juga menuturkan bahwa, saat kejadian mereka sedang berada di dalam rumah. Mendengar suara atap bising mereka pun langsung keluar rumah. "Saat itu kami berada di rumah, tiba-tiba terdengar suara berderak, kemudian atap dari kap depan hingga ruang tamu terbang  jauh dibawa angin," ucapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Humbahas Tumbur Hutagaol didampingi Camat Doloksanggul, Ricky H Sihite di lokasi kejadian menyampaikan, pihaknya sedang mendata jumlah kerugian warga yang terkena musibah tersebut seraya membantu warga untuk membersihkan sisa material rumah yang rusak. Dia juga mengaku belum mengetahui berapa kerugian yang timbul.

"Saat ini kami dan warga masih fokus melakukan pembenahan dan mendata di lapangan. Jadi kita belum tahu berapa kerugian yang timbul," pungkasnya. (F02/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru