Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

SMP Negeri 1 Sijamapolang Humbahas Kekurangan Guru

- Selasa, 21 Februari 2017 18:51 WIB
493 view
SMP Negeri 1 Sijamapolang Humbahas Kekurangan Guru
Paska Ulina Sitanggang SPd
Humbahas (SIB) -SMP Negeri 1 Sijamapolang, Kecamatan Sijamapolang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), saat ini sangat kekurangan guru. Sudah hampir satu tahun lebih sekolah ini tidak memiliki guru mata pelajaran untuk beberapa bidang studi.

Hal itu diakui Kepala SMP Negeri 1 Sijamapolang Paska Ulina Sitanggang SPd kepada SIB di Kantor Dinas Pendidikan Humbahas, Senin (20/2). Dia mengatakan, jumlah guru yang ada di sana sangat minim jika dibandingkan jumlah siswa yang ada. Sebab, saat ini, dari 14 tenaga pengajar yang ada, masih 6 orang yang berstatus PNS. Sudah termasuk dirinya sebagai kepala sekolah. Selebihnya masih berstatus tenaga honorer.

"Jumlah siswa kita saat ini 207 orang. Dengan komposisi delapan rombongan belajar. Atau rata-rata 25 orang per kelas. Sementara untuk tenaga guru sebanyak 14 orang. Enam PNS dan 8 tenaga honorer," kata Paska.

Lebih lanjut dijelaskan, dari data yang ada sekarang, sekolah yang beralamat di Desa Bonandolok II Sijamapolang ini, sama sekali tidak memiliki guru untuk tiga mata pelajaran yakni IPA, PPKn dan Seni Budaya dan Keterampilan (SBK). Dan dua bidang studi lainnya yakni Matematika dan Bahasa Inggris juga masih kurang.
Karena saat ini kondisinya masih satu orang saja.

"Yang pasti, saat ini kita masih kekurangan guru sebanyak 5 orang. Mudah-mudahan saja ada solusi yang diberikan Dinas Pendidikan untuk mencukupi kekurangan guru di sekolah kami. Karena yang kami dengar dalam waktu dekat akan ada pemerataan guru untuk seluruh sekolah di daerah ini," katanya.

Ditambahkannya, untuk mengantisipasi sebelum adanya pemerataan guru di daerah itu, beberapa waktu lalu dia sudah membuat solusi dengan mengangkat satu orang tenaga honorer untuk bidang studi IPA. Dengan syarat guru honorer tadi tidak mendapatkan gaji dan harus membuat surat pernyataan tidak akan menuntut apabila suatu saat posisinya digantikan oleh guru PNS yang ditempatkan pemerintah.

"Kita sangat kasihan dan prihatin melihat anak didik kita. Masa hampir satu tahun mereka tidak pernah belajar Matematika dan bidang studi lainnya. Kita juga sudah pernah didatangi sejumlah orangtua murid mempertanyakan hal itu. Mereka juga sudah sepakat mendatangi Kantor Dinas Pendidikan mempertanyakan hal itu. Tapi waktu itu saya melarang dan berjanji segera mencari solusinya. Tidak hanya itu, beberapa waktu lalu, bupati bersama rombongan sudah meninjau lokasi sekolah kita. Saya juga sampaikan bagaimana kondisi guru di sekolah kita. Pada saat itu beliau berjanji akan mempertimbangkan hal itu," pungkasnya.

Terpisah, Kadis Pendidikan Humbahas melalui Kabid Pendidikan Dasar Chistison Marbun MPd ketika ditemui di ruang kerjanya mengakui kekurangan guru di sekolah tersebut. Dia mengaku dalam waktu dekat Dinas Pendidikan bersama dengan Badan Kepegawaian Daerah akan segera melakukan pemerataan guru-guru di seluruh sekolah di daerah itu. (F02/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru