Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Wakil Bupati Karo Resmikan Jambur Desa Lau Sulo

Paya Lahlah Dijadikan Sentra Produksi Padi Terbesar di Karo

- Selasa, 21 Februari 2017 20:16 WIB
192 view
Paya Lahlah Dijadikan Sentra Produksi Padi Terbesar di Karo
SIB/Theopilus Sinulaki
PRASASTI: Wakil Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menandatangani prasasti peresmian pemakaian Jambur Desa Lau Solu Kecamatan Mardingding didampingi Camat Mardingding Juspri Nadeak dan Kepala Desa Lau Solu Berdikari Sembiring, Senin (20/2) di desa Lau Solu
Tanah Karo (SIB) -Wakil Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang resmikan pemakaian Jambur Desa Lau Solu Kecamatan Mardingding Kabupaten Karo ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti didampingi Camat Mardingding Juspri M Nadeak SSos, Kepala Desa Lau Solu Berdikari Sembiring disaksikan ratusan warga, Senin (20/2).

Wakil Bupati Bupati Cory Sriwaty Sebayang bersama rombongan disambut tarian tradisionil Karo oleh Karang Taruna dan penyerahan cenderamata kain "uis nipes" dari tokoh masyarakat Lau Solu.

Camat Mardingding, Juspri Nadeak dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakil Bupati Karo atas kesediaannya meresmikan pemakaian Jambur Desa Lau Solu tersebut. Menurut Camat pembangunan jambur tersebut alokasi dananya bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2016 dengan total pagu Rp 579 juta. 

Sementara tokoh masyarakat Desa Lau Solu, Usaha Sembiring Kembaren menyampaikan kondisi pertanian di Paya Lahlah. Menurutnya, belakangan ini areal Paya Lahlah sering terendam banjir, oleh karena itu petani mengalami gagal panen.

Untuk itu, warga berharap kepada Pemkab Karo agar penanganan banjir di Paya Lahlah harus lebih serius. Seperti musim tanam lalu, menurut Usaha Sembiring ratusan hektar tanaman jagung dan padi terendam banjir sehingga banyak petani gagal panen.

Menanggapi persoalan Paya Lahlah, Wakil Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menegaskan Pemkab Karo telah menyampaikan usulan ke pusat agar areal pertanian dijadikan sebagai lahan pertanian modern agar pertanian Paya Lahlah menjadi pusat produksi padi terbesar di Tanah Karo.

Di sisi lain, Wakil Bupati Karo menyinggung seputar perkembangan Mbal-Mbal Nodi  yang belakangan ini telah digarap warga untuk dijadikan lahan pertanian.
Menurut Cory Sebayang bahwa Mbal-mbal Nodi tetap akan dijadikan sebagai lahan peternakan, Mbal-mbal Nodi ke depan harus dijadikan sebagai areal peternakan untuk mendukung ketersediaan kebutuhan daging di Sumatera Utara, ujarnya.

Disamping itu, Wakil Bupati juga mengajak warga selain bertani agar memanfaatkan waktu untuk usaha budidaya ikan. Ia juga mengingatkan bahwa saat ini pasokan ikan mas sekarang dari Aceh Tenggara. "Kenapa kita tidak melihat peluang tersebut. Siapkan kolamnya, buat usulan melalui kelompok tani, kami akan fasilitasi bantuan benih ikannya," ujar Cory.

Di akhir acara, Cory Sebayang juga memberi bantuan uang tunai kepada beberapa siswa SMP Negeri 3 Mardingding untuk kategori rangking sekolah. Kemudian Wakil Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang langsung meninjau areal peternakan Mbal-Mbal Nodi di Desa Mbal-mbal Petarum Kecamatan Lau Baleng. (B02/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru