Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Lapas Kls IIA Pematangsiantar Gelar Apel Siaga

Pegawai Lapas Diminta Hindari Pungli, Narkoba dan Penggunaan HP

- Rabu, 22 Februari 2017 18:33 WIB
176 view
Pegawai Lapas Diminta Hindari Pungli, Narkoba dan Penggunaan HP
SIB/Meily Saragih
APEL SIAGA: Kalapas Kls IIA Pematangsiantar M Sukardi Sianturi BCIP SH MHum foto bersama KPLP Batara Hutasoit BCIP SH dan staf/pegawai Lapas, seusai apel siaga, Selasa (21/2) di halaman Lapas, Jalan Asahan KM 6,7, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Simalungun (SIB) -Lembaga Pemasyarakatan Kls IIA Pematangsiantar menggelar apel siaga, Selasa (21/2) di halaman Lapas Jalan Asahan KM 6.7, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Bertindak sebagai pembina upacara Kalapas M Sukardi Sianturi BCIP SH MHum dan dihadiri seluruh staf/pegawai.

Dalam arah dan bimbingan Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly yang dibacakan Kalapas mengungkapkan apel siaga ini dilaksanakan di seluruh UPT dan jajaran pengamanan di Sumut.

Dia mengingatkan kepada  seluruh staf maupun pegawai yang melaksanakan tugas di Lembaga Pemasyarakatan  menghindari tindakan yang tidak diinginkan.
Juga menghindari pungli, penggunaan HP, terutama menghindari penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam peredaraan narkoba.

Di beberapa tempat masih ditemukan berbagai persoalan tentang adanya handphone di dalam, mengingat titik rawannya ada tetap pada diri kita sendiri. Demikian juga menyangkut  narkoba, jika ada keterlibatan dari pegawai maupun pimpinan lapas, Ka UPT dan lainnya akan menindak tegas berupa pemecatan.

Terkait rencana pemberontakan dan melarikan diri  sebanyak 70 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Pematangsiantar beberapa waktu lalu, Sukardi didampingi KPLP Batara Hutasoit BCIP SH,  pihaknya telah melakukan pemindahan terhadap 19 orang narapidana yang terlibat ke  beberapa rumah tahanan dan lapas seperti Lapas Medan, Tebingtinggi, Lubuk Pakam, Siborong-borong dan Sibolga. Juga direncanakan akan dilakukan pemindahan kembali terhadap 21 orang narapidana ke beberapa lapas seperti Lapas Tanjungbalai, Rantauparapat dan Labuhan Ruku.

"Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasama yang baik di Lapas ini, sehingga dapat menggagalkan adanya rencana pemberontakan dan melarikan dari 70-an warga  binaan baik yang berstatus narapidana maupun masih tahanan. Ke depannya sangat diharapkan untuk semakin meningkatkan kerjasama dan kewaspadaan yang tinggi, juga disiplin kerja," ujar  Sukardi.

Dengan masih over kapasitasnya penghuni di Lapas saat ini merupakan hal yang perlu diwaspadai, mengingat tingkat kerawanan maupun masalah dapat timbul dari kelebihan penghuni Lapas. Untuk itu diharapkan agar seluruh jajaran baik staf/pegawai maupun pihak pengawanan di Lapas senantiasa mewaspadai dan meningkatkan pengamanan. (C03/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru