Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Hasil Kunker Komisi I DPRD P Siantar

Pemko Bekasi Sediakan Anggaran Rp100 Miliar Biaya Berobat Warga yang Sakit, Pemko P Siantar Bagaimana ?

- Rabu, 22 Februari 2017 18:41 WIB
225 view
Pemko Bekasi Sediakan Anggaran Rp100 Miliar Biaya Berobat Warga yang Sakit, Pemko P Siantar Bagaimana ?
Nurlela Sikumbang
Pematangsiantar (SIB) -Warga kota Bekasi yang sakit tidak perlu gusar karena Pemko Bekasi sediakan anggaran Rp 100 miliar di APBD 2017 untuk biaya berobat. Pelayanan satu pintu bagi setiap warga, cukup menunjukkan KTP, dipastikan pelayanan medis dinikmati pasien tanpa banyak uneg-uneg.

Ketua Komisi I DPRD Pematangsiantar Nurlela Sikumbang  didampingi rekannya, Tongam Pangaribuan SE, Hotmaulina Malau, Arapen Ginting dan Umar Silalahi di ruangan komisi I, Selasa (21/2) mengutarakan kepada SIB catatan berharga hasil kunker (kunjungan kerja) ke Pemko Bekasi, Jumat pekan lalu.

Kunker Komisi I yang membidangi hukum dan kesehatan itu cukup banyak menyerap keberhasilan Rumahsakit Bekasi berlantai 8 yang memiliki 80 dokter spesialis setiap saat memberi pelayanan terhadap pasien. "Penerimaan tiap bulan dokter spesialis mencapai Rp 80 juta termasuk gaji selaku ASN," ungkap Nurlela Sikumbang.

Ditanya apakah metoda pelayanan medis Rumahsakit Bekasi dapat diterapkan di RSU Djasamen Saragih, Ketua Komisi I DPRD itu terkesan membatasi komentar.
"Secara bertahap diimplementasikan hasil kunker Komisi I DPRD," harapnya.

Dikemukakan, aspek kerjasama legislatif dan eksekutif sangat solid di Pemko Bekasi barangkali dapat dicontoh dan diterapkan di Pemko Pematangsiantar dan lembaga DPRD. Wali Kota Bekasi disiplin dan tepat waktu berada di kantornya setiap hari kerja, sehingga berdampak positif terhadap pimpinan SKPD. Kepala SKPD tak penuhi target kerja, langsung dinonjobkan. "Wali Kotanya tegas dan disiplin," puji Nurlela Sikumbang.

Sekedar referensi data APBD dan PAD diakui Ketua Komisi I DPRD tersebut sangat jauh beda. APBD 2017 Pemko Bekasi sebesar Rp 5 triliun dibanding APBD 2017 Pemko Pematangsiantar hanya Rp 1,05 triliun. PAD (pendapatan asli daerah) Pemko Bekasi sebesar Rp 2 triliun dibanding PAD Pemko Pematangsiantar cuma Rp 111 miliar lebih. Dengan kondisi itu, timbul pertanyaan mampukah Pemko Pematangsiantar membiayai anggaran kesehatan warganya? (C01/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru