Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Jalan Desa Tigapanah Karo Rusak Parah

Jalan Digenangi Air, Brigadir Sinaga Bopong Ibu Berusia lanjut

- Rabu, 22 Februari 2017 19:33 WIB
165 view
Tanah Karo (SIB) -Ruas jalan nasional tepatnya  Km 81-82 Km di Desa Tigapanah,  Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, yang juga menghubungkan sejumlah Kabupaten di Provinsi Sumut dan Provinsi NAD kondisi semakin  rusak parah.

Pasalnya apabila diguyur hujan di lokasi itu, sejumlah truk, bus dan berbagai jenis kendaraan pribadi yang melewati ruas itu, kesulitan melintas dan sering kali menimbulkan kemacetan hingga berjam-jam.

Jalan itu juga menghubungkan antara Kabupaten Karo- Simalungun- Pematang Siantar,  Dairi - Pakpak Barat dan Aceh Singkil di Desa Tigapanah Karo yang sudah langganan banjir pada saat hujan turun, sampai saat ini belum diperbaiki Pemerintah Pusat  yang berdampak kepada warga masyarakat.

Seperti pada Senin (20/2) petang, seorang ibu yang berusia lanjut hendak menyeberang jalan yang tergenang air harus dibantu seorang anggota Polantas Polres Tanah Karo, Brigadir Rendy Sinaga dengan cara membopongnya.

"Pada saat saya mengatur lalu-lintas terlihat seorang ibu yang sudah tua hendak menyeberang jalan dan merasa takut serta bingung melihat air sudah menutup badan jalan. Selanjutnya, saya membopongnya sampai ke seberang jalan, kata Brigadir Rendy Sinaga anggota Polantas Polres Tanah Karo yang bertugas di Pos Barusjahe.

Menurut para warga, banjir di badan jalan tersebut sudah lama terjadi apalagi disaat tingginya curah hujan seperti saat ini. Parit tidak berfungsi sehingga air sering meluap ke badan jalan.

"Saya sangat prihatin apabila melihat pagi dan sore hari, antrean panjang yang hendak ke Simalungun-Dairi- Pakpak Barat dan Aceh Singkil menjadi terganggu dan macet, apalagi masyarakat yang hendak memasarkan hasil pertaniannya sering terlambat untuk dipasarkan. Selain itu pada pagi hari saya melihat mobil angkutan anak sekolah pun sering terjebak kemacetan," kata M Sembiring. (B01/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru