Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Setahun Usai Dibangun, Proyek PDAM Langkat Berbiaya Rp19 M Belum Difungsikan

- Rabu, 22 Februari 2017 19:38 WIB
171 view
Setahun Usai Dibangun, Proyek PDAM Langkat Berbiaya Rp19 M Belum Difungsikan
SIB/Lesman Simamora
Satu tahun usai dibangun proyek PDAM dengan sumber dana APBN menelan biaya Rp19 miliar berlokasi di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang belum difungsikan sampai sejauh ini.
Besitang (SIB) -Sudah satu tahun Proyek Water Treatment Plant (WTP) milik PDAM Tirta Wampu Langkat telah selesai dibangun di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, namun sampai sejauh ini belum  beroperasi membuat warga kecewa.

Padahal, proyek PDAM kapasitas 50 liter per detik yang menelan anggaran sebesar Rp19 Miliar lebih dengan sumber dana APBN ini sudah selesai dikerjakan kontraktor pada tahun 2015 lalu.

Belum beroperasinya sampai saat ini menjadi tanda tanya bagi masyarakat di Kecamatan Besitang yang belum teraliri air bersih ke rumah-rumah, membuat pelanggan kekurangan air bersih.

Kirana Sitepu, salah seorang anggota DPRD Langkat yang dimintai SIB tanggapannya, Selasa (21/2) mengatakan, konsumen di daerah ini sudah lama merasakan kualitas air yang kurang baik.

Ia meminta kepada Bupati Langkat segera memanggil Direktur PDAM Tirta Wapu guna mempertanyakan apa kendala teknis sehingga proyek yang menelan biaya cukup besar ini belum dapat dirasakan manfaatnya.

Selama ini, lanjutnya, para pelanggan di Besitang dan Pangkalansusu kerab mengeluhkan pelayanan PDAM, selain karena kualitas airnya kurang baik, juga distribusi air ke pelanggan yang berada di daerah pesisir acap tidak lancar.

"Problem ini sudah menjadi masalah klasik yang bertahun-tahun dirasakan para pelanggan. Karena itu, wajar jika pelanggan merasa kecewa proyek ini belum juga beroperasi," ucapnya.

Kepala Desa Sekoci, Suwarisno dikonfirmasi SIB, Selasa (21/2) melalui selularnya mengatakan, PDAM tersebut sampai sejauh ini belum dioperasikan. (B05/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru