Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Sumur Berbiaya Ratusan Juta Rupiah Tidak Difungsikan di Desa Securai Utara

- Kamis, 23 Februari 2017 19:24 WIB
208 view
Sumur Berbiaya Ratusan Juta Rupiah Tidak Difungsikan di Desa Securai Utara
SIB/Lesman Simamora
TIDAK DIFUNGSIKAN: Proyek sarana air bersih yang dibangun tahun 2014 lalu di Dusun Bukit 1, Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Langkat hingga saat ini tidak difungsikan.
Pangkalan Brandan (SIB) -Proyek pembangunan sumur bor menelan biaya ratusan juta rupiah dengan sumber dana APBD Langkat berlokasi di Bukit 1, Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Langkat terkesan mubazir. Pasalnya, sejak proyek ini selesai dikerjakan tahun 2014 lalu hingga saat ini tidak difungsikan.

"Sumur bor yang seharusnya untuk dinikmati masyarakat setempat, namun kenyataannya, sarana air bersih yang dibangun terkesan diterlantarkan membuat sejumlah warga di kawasan sentra pertanian itu sangat kesal," ujar Ramli (56), warga setempat kepada wartawan, Selasa (21/2).

Pembangunan sumur bor tak kunjung dioperasikan mengindikasikan Pemkab Langkat terkesan menghambur-hamburkan uang negara yang tidak bermanfaat bagi masyarakat.

"Proyek ini diduga belum rampung dikerjakan pihak rekanan mengakibatkan sarana air bersih tersebut tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya sehingga berpotensi merugikan keuangan negara. Karena itu harus diusut," ujar pemerhati hukum di Langkat, Hasrizal SH kepada SIB, Rabu (22/2).

Ia meyesalkan pembangunan sarana air bersih yang hasilnya tidak bisa dinikmati masyarakat. Politisi PDI Perjuangan Kab Langkat itu meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar turun ke lokasi guna mengecek lapangan sekaligus mengaudit potensi kerugian negara dalam proyek tersebut.

Menurut dia, sumur bor tidak difungsikan tidak terlepas dari akibat minimnya fungsi pengawasan dari dinas terkait sehingga rekanan bisa bekerja sesukanya.
"Kalau pengawasan berjalan dengan maksimal, maka proyek itu akan berjalan seperti yang diharapkan, terangnya.

Pantauan SIB di lapangan, voly tanki air dan bangunan gedung sudah rampung serta pemasangan pipa air bawah tanah termasuk meteran listrik telah tersambung. Namun warga di sekitar lokasi proyek mengaku tidak tahu apakah debit air di dalam sumur bor telah tersedia atau tidak.

Secara terpisah dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Kadus Bukit 1, Desa Securai Utara, Hambali SG membenarkan adanya pembangunan proyek sarana air bersih di dusunnya, tapi sampai saat ini tidak difungsikan. "Benar ada, namun saya tidak tahu persis asal sumber dananya dan siapa pelaksana proyek," ujarnya. (B05/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru