Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Gagal Panen Menjadi Topik Pembahasan dalam Rakor Kecamatan Simanindo

- Minggu, 26 Februari 2017 19:40 WIB
193 view
Samosir (SIB)- Gagal panen akibat musim kering yang sering melanda  Kabupaten Samosir, membuat warga petani khususnya di Kecamatan Simanindo kuatir tak mampu memenuhi  kebutuhan rumah tangga di bidang  pangan beras. Hal ini menjadi topik pembahasan dalam acara Rakor (rapat kordinasi) kecamatan Simanindo di gedung rapat kantor Camat Simanindo di Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Kamis (23/2) lalu.

Rapat yang dipimpin Camat Simanindo Dapot Sibolon SE didampingi Sekcam H Manik, Kaurpem B boru Simanullang dihadiri Danramil 01 Simanindo Kapt Inf S Simanullang, Kapolsek diwakili R Togatorop, para pejabat lintas sektoral Kecamatan Simanindo, para Kepala Desa, utusan aparat desa dan BPD Desa se-Kecamatan Simanindo.

Menurut Camat,  dalam situasi musim kemarau panjang agar seluruh aparat desa dan lintas sektoral melakukan kordinasi dalam mengahadapi berbagai masalah termasuk masalah gagal panen yang sering dialami  para petani.

"Sesuai dengan arahan dan anjuran Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM di setiap pertemuan untuk menganjurkan warga petani merobah pola tanam dari padi sawah diganti dengan tanaman jagung, karena situasi musim kemarau panjang belum dapat diprediksi kapan berakhir mengairi persawahan tadah hujan, karena tanaman jagung juga sangat berkwalitas dan dapat menjadi pengganti untuk kebutuhan rumah tangga," ujar Danramil dan Camat Simanindo.

"Tanaman jagung sangat bagus hasilnya di Samosir dan dapat di tanami di lahan-lahan kering. Untuk sementara waktu sebelum mendapat titik permasalahan tehnik dan anggaran biaya pembangunan saluran irigasi yang berbiaya besar, bahkan menunggu turun hujan untuk mengairi persawahan di lokasi sawah, untuk itu dalam sementara waktu agar dianjurkan bercocok tanam jenis lainnya selain padi untuk kebutuhan rumah tangga," jelas Danramil dan camat menimpali jawaban dalam pembahasan kondisi gagal panen meghantui warga saat ini.

Dapot Simbolon,  S Simanullang dan mewakili Kapolsek R Togatorop dalam paparannya juga mengimbau agar masyarakat melalui Kepala Desa mengaktifkan sifat bergotong royong menjaga kebersihan dalam mensukseskan Kabupaten Samosir sebagai daerah pariwisata. Ada 5 desa (Ambarita, Martoba, Sangkal Simanindo, Hutaginjang Simanindo) sebagai desa binaaan percontohan tingkat Kabupaten yang harus benar benar menjadi desa teladan dan percontohan untuk tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi, pungkas Camat.

Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Simanindo Hutauruk dalam paparannya menguraikan dalam mengantisipasi gagal panen di musim kering saat ini pihak Pemkab Samosir melalui Dinas Pertanian telah menganggarkan bantuan 3 unit pompanisasi penyedot air untuk membantu usaha pertanian padi sawah yang terjangkau dengan sumber mata air dialirkan ke persawahan dengan bantuan sistim pinjam dan bergulir untuk di pakai dalam bentuk kelompok di setiap desa. Dinas Pertanian Samosir juga menyediakan bibit jagung dan sanitasi ternak untuk diserahkan kepada setiap kelompok tani yang dianggarkan Pemkab kepada masyarakat petani untuk tahun 2017 ini, jelas Hutauruk mengakhiri. (F07/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru