Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Petani Cabai di Tigabinanga Karo Kewalahan Atasi Daun Keriting

- Senin, 27 Februari 2017 22:58 WIB
856 view
Petani Cabai di Tigabinanga Karo Kewalahan Atasi Daun Keriting
SIB/Mitcha Sebayang
KERITING : Akibat cuaca tidak menentu, tanaman cabai milik petani di Tigabinanga Karo terserang hama penyakit keriting pada daun ,dipetik Minggu (26/2).
Tanah Karo (SIB)- Cuaca tidak menentu yang  memicu berkembangnya penyakit daun keriting pada tanaman cabai membuat petani di Tigabinanga Kabupaten Karo kewalahan. Mereka pesimis hasil panen kali ini bakal jauh menurun.

Pantauan SIB Minggu (26/2) di lahan pertanian warga di Dusun Simpang Gunung dan Dusun Tiga Beringin Tigabinanga, sejumlah lahan cabai sudah  terlihat rusak dan tidak bisa berkembang akibat penyakit hama daun keriting. Kondisi tanaman cabai milik petani itu mulai menguning pada bagian daun pucuk,
Namsir Sebayang (45), salah seorang petani setempat mengaku menderita kerugian hingga jutaan rupiah mengatasi serangan hama akibat penyakit keriting.
"Kurang lebih dua mulsa tanaman cabai milik saya tidak bisa berkembang. Daun cabai berubah warna menjadi menguning seperti gosong, kemudian bergulung menjadi keriting. Jika dibuka, ada ulat di dalamnya," terangnya kepada SIB Minggu (26/2) di lahan pertanian Dusun Tiga Beringin.

Menurut dia, cabai yang sudah keriting jika dibiarkan akan merambat ke tanaman lainnya. Jadi harus rutin dikontrol. Dia mengaku kesulitan mengatasi penyakit dampak keriting tersebut seperti penyakit daun yang menyebabkan keriting dan layu. Bila hal ini tidak dapat teratasi, mereka khawatir tanaman cabai mereka ini mengalami gagal panen.

Senada dengan Batu Tarigan (37), petani cabai lainnya menyebutkan, banyak sekali tanam cabai miliknya yang terserang hama daun dan tidak berkembang. Akibat kondisi ini, para petani cabai di desanya hanya bisa pasrah. Kegagalan panen dan jebloknya harga cabai kali ini membuat petani cabai merugi hingga jutaan rupiah.
"Oleh sebab itu, kami berharap ada penyuluhan terhadap tata cara mengatasi penyakit dampak hama keriting ini. Maklumlah, sebagian besar para petani hanya memiliki kemauan saja. Sedangkan, pemahaman ataupun pengetahuan yang dimiliki sangatlah kurang," ucapnya.(MS/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru