Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Disdik Galang Dukungan Orangtua

2300 Siswa SMP di Tapteng Siap Ikuti UNBK

- Selasa, 28 Februari 2017 20:23 WIB
261 view
2300 Siswa SMP di Tapteng Siap Ikuti UNBK
SIB : Helman Tambunan
Kadis, Delta Pasaribu didampingi proktor dan kepala sekolah melihat kesiapan siswa saat simulasi UNBK SMP Sibabangun, Senin (27/2).
Tapteng (SIB)- Sebanyak 2300-an siswa SMP/MTs dari 17 sekolah di Tapanuli Tengah (Tapteng) mengaku siap "bertanding" menghadapi siswa SMP se-nasional dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan digelar serentak secara nasional, pada, 2 Mei 2017.

Kesiapan itu terungkap dalam semangat bersama orangtua dan siswa di sela-sela keberhasilan simulasi UNBK yang berlangsung di 17 sekolah yang dimonitor langsung Kepala Dinas Pendidikan Tapteng, Drs Delta Pasaribu MPd, serta ditampilkan di group on-line dinas pendidikan, Senin (27/2).

Dinas Pendidikan membentuk 4 tim monitoring masing-masing didampingi 1 orang proktor, teknisi  Kabupaten untuk membantu kendala pengoperasian aplikasi UNBK pada server dan komputer siswa. Sedangkan pihak sekolah dibantu para orangtua untuk mempersiapkan perangkatnya.

Kadis Pendidikan saat meninjau kesiapan simulasi di SMP Badiri, Pinangsori, Lumut dan Sibabangun, mengaku bangga melihat antusiasnya para peserta didik. Satu persatu siswa ditemui dan diajak mengobrol untuk memberi support serta menghimpun masukan sebagai bahan evaluasi selanjutnya.

Jujur saja, ungkapnya, banyak kendala di sekolah maupun pada siswa dalam menyelenggarakan UNBK, seperti minimnya perangkat komputer serta belum memadainya jaringan internet di sejumlah desa. Namun, dalam keterbatasan itu justru mengalir dukungan dari para guru maupun tenaga pendidik, dan orangtua.

"Saya berterimakasih kepada para orangtua, dan tenaga pendidik yang memberikan bantuan kesiapan infrastruktur seperti perangkat komputer untuk kelancaran UNBK. Saatnya kita bangkit bahu-membahu untuk keberhasilan anak-anak kita,"pungkas Kadis.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Sibabangun, Drs Darwin dan Kepala SMPN 1 Lumut, Erniwati SPd pada kesempatan itu melaporkan beberapa siswanya yang bertempat tinggal di dusun terpencil (area pegunungan) sehingga saat simulasi UNBK itu harus berjalan sejauh 7 kilometer, bahkan menggunakan lampu obor.

Anak anak itu juga termasuk berprestasi di sekolahnya. Mendengar itu, Kadis mengarahkan pihak sekolah untuk membuat laporan ke Dinas Pendidikan.
Penyelenggaraan simulasi berjalan lancar, dan para siswa terlihat penuh bersemangat. (E05/l)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru