Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Diguyur Hujan, Sejumlah Jalan di Batubara Tergenang Seperti Kolam

* Warga Pernah Tanam Pisang Hingga Mandikan Kerbau
- Rabu, 01 Maret 2017 23:18 WIB
422 view
Diguyur Hujan, Sejumlah Jalan di Batubara Tergenang Seperti Kolam
SIB/Burhan
MIRIP KOLAM: Inilah Jalan Kedai Sianam menuju Simpang Dolok tergenang air sehingga mirip "kolam ikan". Jika tidak segera diperbaiki, transportasi di kawasan itu terancam lumpuh. Foto dipetik, Selasa (28/2).
Batubara (SIB)- Memasuki musim hujan sejumlah ruas jalan di Batubara rusak dan tergenang hingga nyaris seperti "kolam ikan", seperti terlihat di Dusun X Desa Dahari Indah Kecamatan Talawi Jalan Kedai Sianam menuju Simpang Empat Kecamatan Tanjungtiram.

Pantauan SIB, Selasa (28/2), jalan penghubung beberapa kecamatan di Batubara itu mengalami kerusakan serius. Jalan tersebut berlumpur dan berlubang mulai 1-2 meter.

Pemandangan serupa juga terlihat di ruas jalan yang sama menuju Desa Simpang Dolok. Jalan itu digenangi air bercampur lumpur serta jejeran lobang menganga sepanjang 1 kilometer.

Rasyid (45) warga sekitar mengaku dua ruas jalan rusak tersebut sudah berlangsung lama. "Sudah 2 tahun beginilah kondisinya, bahkan ini sudah menjelang tahun ketiga," ujarnya kesal.

Menurut Rasyid, jalan tersebut sudah beberapa kali ditimbun dengan batu padas yang dilakukan masyarakat sekitar secara swadaya, bahkan sudah beberapa kali warga yang kesal menanami pisang bahkan pernah membawa kerbau untuk berenang di "kolam" yang ada di tengah badan jalan itu.

"Kalau tidak ditimbun mungkin dua ruas jalan ini sudah lama putus dan transportasi di daerah ini hampir dipastikan lumpuh total dan berakibat pada terhambatnya aktivitas warga setiap harinya, namun dinas terkait terkesan tutup mata tanpa ada tindakan apapun," katanya.

Sebelumnya, anggota DPRD Batubara Fahmi, Senin (27/2) mengaku prihatin dengan kondisi beberapa ruas jalan protokol di Batubara yang rusak dan seperti dibiarkan oleh dinas terkait tanpa ada tindakan perbaikan serta solusi meskipun yang bersifat sementara.

"Kita pahami kondisi anggaran yang belum bisa diserap karena ada aturan main yang harus diikuti, namun Dinas PU tidak boleh tinggal diam dan hendaknya dapat mengambil langkah untuk memperbaiki dalam waktu singkat agar tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat, mengingat kedua ruas jalan tersebut salah satu urat nadi perekonomian," ujarnya.

Politisi Partai PAN yang mengaku setiap hari melewati jalan tersebut merasa miris dengan kondisi dua ruas jalan protokol yang kondisinya cukup parah itu, bahkan tak jarang mobil yang dikendarainya terjebak di lobang yang dipenuhi air itu.

Untuk itu, dia berharap Dinas PU Batubara secepatnya memperbaiki jalan tersebut. Jika anggaran pembangunannya belum dapat diserap, bisa saja digunakan dana perawatan rutin agar dua ruas jalan tersebut dapat tetap dilalui dan tidak sampai menghambat aktivitas masyarakat. (C25/q)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru