Asahan (SIB) -Yunus Ritonga warga Kelurahan Sentang Kecamatan Kisaran Timur, Asahan mengharapkan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang memberikan bantuan listrik gratis dan bantuan rumah layak huni. Hal itu diungkapkannya kepada sejumlah wartawan di kediamannya, Senin (18/9).
Dalam keluhannya, Ritonga mengaku telah berulangkali diambil data oleh pihak kelurahan sejak empat tahun lalu, namun janji listrik gratis dan perbaikan rumah tak layak huni tak kunjung diberikan Pemkab Asahan. "Bosan pak, saya beserta keluarga difoto-foto oleh pihak pemerintah namun biaya bedah rumah dan program listrik gratis yang dijanjikan Pemkab tak pernah diberikan kepada keluarga saya," kata Ritonga.
Ritonga juga mengaku tak mendapat bantuan siswa miskin dari dinas terkait. "Tubuh saya setengah lumpuh, anak saya dua, kerja saya serabutan dan istri saya buruh cuci pakaian warga. Kedua anak saya, saya biayai sendiri sampai tamat SD walau saya tahu Pemkab menganggarkan dana untuk siswa miskin," tambah Yunus.
Yunus mencurigai oknum dinas dan kelurahan memanipulasi data orang miskin. Pasalnya tak sedikit warga yang lebih baik ekonominya mendapat sejumlah fasilitas subsidi dari Pemkab Asahan.
Sementara itu, lurah Sentang saat dikonfirmasi SIB tidak berada di kantornya. Ros selaku pihak kelurahan mengaku kewenangan perealisasian dana itu dilakukan Pemkab Asahan. "Jika terkait data orang miskin yang diduga dipalsukan, tanya langsung ke BPS atau Pemkab Asahan. Kami hanya pegawai rendahan," kata Ros.
(E07/q)