Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 16 September 2026

DBD Mewabah di Sibuntuon, Dinas Kesehatan Lakukan Fogging

* Pangulu : Sudah 24 Kasus, 1 Meninggal Dunia
- Kamis, 05 Oktober 2017 17:26 WIB
511 view
DBD Mewabah di Sibuntuon, Dinas Kesehatan Lakukan Fogging
SIB/Saman Purba STh
FOGGING: Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun melakukan fogging di Nagori Sibuntuon Dolok Pardamean, Simalungun untuk membasmi berkembangnya penyakit demam berdarah di Sibuntuon, Rabu (4/10).
Simalungun (SIB) -Dalam kurun waktu 5 bulan terakhir ini, penyakit DBD (Demam berdarah) mewabah di Nagori Sibuntuon, Kecamatan Dolok Pardamean Simalungun dan sudah ditemukan 24 kasus,  1 di antaranya meninggal dunia.

Hal itu dikatakan oleh pangulu nagori Sibuntuon Maruli Silalahi,  Rabu (4/10) di sela-sela pelaksanaan fogging yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.

Menurutnya, fogging sudah yang kedua kalinya, meningat korban demam berdarah semakin meningkat. Ini salah satu cara untuk membasmi dan mengurangi korban demam berdarah, katanya.

Sementara itu Camat Dolok Pardamean Reliana Naibaho yang turut menyaksikan fogging mengatakan, di Kecamatan Dolok Pardamean sudah ditemukan 37 kasus demam berdarah. Ada beberapa nagori lain yang sudah didapati kasus demam berdarah seperti di Nagori Sirube-rube Gunung Purba, Pariksabungan,  Tanjung Saribu. Dan Buntu Bayu Pane.

Pangulu dan camat menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan agar jentik nyamuk tidak berkembang. Bak mandi harus tetap dikuras dan dibersihkan serta air di pekarangan maupun di belakang rumah jangan ada yang tergenang.

Ketua Maujana Nagori Sibuntuon Jhon Foldinanto Saragih menyebutkan, perkembangan demam berdarah di Sibuntuon sudah sangat mengkuatirkan, karenanya perlu tindakan cepat untuk menanggulanginya.

"Saya kira tidak cukup hanya fogging, tapi penataan lingkungan juga sangat perlu dan mendesak. Tata ruang Nagori Sibuntuon perlu mendapat pembenahan karena parit kiri-kanan tidak berfungsi dengan baik, sehingga air tergenang di belakang rumah warga. Perbaikan parit ini sudah sangat mendesak, kiranya pemerintah Kabupaten Simalungun dapat memberi perhatian khusus," ujar Saragih. (D07/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru