Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 31 Mei 2026

Pengurus DPC PDIP Taput Nyatakan Pengunduran Diri 4 Kader Tidak Ada Unsur Paksaan

- Kamis, 08 Februari 2018 21:09 WIB
441 view
Pengurus DPC PDIP Taput Nyatakan Pengunduran Diri 4 Kader Tidak Ada Unsur Paksaan
SIB/Bongsu Batara Sitompul
KETERANGAN PERS: Pengurus DPC PDIP Taput dan PAC PDIP Kecamatan Siborongborong memberikan keterangan pers di Kantor PAC Kecamatan Siborongborong, Rabu (7/2) terkait pengunduran diri 4 kader PDIP dari PAC Kecamatan Siborongborong.
Taput (SIB)  -Isu pengunduran diri pengurus 15 Ranting PDIP Kecamatan Siborongborong tidak benar, yang mengundurkan diri hanya 4 kader. Pengunduran diri beberapa kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting PDIP Kecamatan Siborongborong tidak ada unsur paksaan dan pemecatan dari partai, tetapi karena keinginan sendiri.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Taput Robin Sianturi didampingi Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik Edward Hutabarat bersama Ketua PAC PDIP Kecamatan Siborongborong Hulman Nababan dalam jumpa pers di Siborongborong, Rabu (7/2).

"Yang mengundurkan diri yakni Sekretaris PAC Kecamatan Siborongborong Husor Nababan, Ketua Ranting Kelurahan Siborongborong Dani Lumbantoruan, Sekretaris Edward Sianturi dan Bendahara Mangasi Hutasoit, " terangnya.

Dia menjelaskan, pengunduran diri mereka dengan alasan kesejahteraan. Padahal jelas diketahui, pengurus partai tidak pernah digaji.

"Kita sebagai pengurus di DPC tidak pernah menyakiti kader-kader kita. Namun sesuai ADRT, kalau ada kader yang keluar ataupun berhianat tidak bisa masuk ke partai lagi," tegasnya.

Ia meminta alasan pengunduran diri para kader tersebut jangan dikaitkan dengan Pilkada Taput. Memang yang tersebar, para pengurus yang mengundurkan diri itu berpindah ke kandidat lain.

"Sebelum mereka mengundurkan diri, pengurus DPC dan DPD pada 23 Desember 2017 lalu melakukan rapat konsolidasi partai. Dan di rapat itu, masalah itu sudah selesai. Namun mungkin karena ada memprovokasi dari pihak lain, keempat kader itu memaksakan mengundurkan diri," tuturnya.

Wakil Ketua Bidang Komisi Politik DPC PDIP Taput Edward Hutabarat juga menjelaskan, aturan partai sudah jelas bahwa kader harus loyal terhadap partai.

"Jadi bukan alasan masalah kesejahteraan masuk untuk pengurus partai. Kita masuk partai tidak pernah digaji sepeser pun. Jadi menurut kita, para kader yang mengundurkan diri ini merupakan pengkhianat partai dan kalau berpindah pun ke partai lain pasti akan tetap berkhianat," ujarnya.

Ketua PAC PDIP Kecamatan Siborongborong Hulman Nababan mengakui beberapa kader PDIP dari Kecamatan Siborongborong mengundurkan diri karena alasan tidak bisa sejahtera di partai.

"Menurut saya, di partai tidak pernah digaji dan yang dituntut loyalitas untuk partai. Jadi kita sebagai pengurus partai harus kita tunjukkanlah sikap loyalitas," tuturnya. (G03/q) 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru