Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Pertamina EP Edukasi Dua Kelompok Binaan di Desa Lubuk Kertang Langkat

- Sabtu, 02 Juni 2018 20:58 WIB
666 view
Pertamina EP Edukasi Dua Kelompok Binaan di Desa Lubuk Kertang Langkat
Brandan Barat (SIB) -Development Director Pertamina EP, Jhon H Simamora didampingi Pangkalansusu Field Manejer, Sumadi Paryoto mengunjungi dua kelompok mitra binaan perusahaan "plat merah" itu di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Langkat, Rabu (30/5).

Kunjungan ini selain pembinaan langsung secara teknis pengelolaan anyaman seperti topi, tas, dompet dan lainnya terbuat dari bahan baku daun pandan, juga bertujuan untuk menciptakan kemandirian bagi para kelompok pengrajin.

Selain edukasi terhadap pengrajin, hal yang sama juga dilakukan terhadap kelompok Mekar yang sudah tiga tahun belakangan ini aktif mengelola ekowisata mangrove, yang luasnya mencapai seratusan hektar di kawasan pesisir pantai desa yang sama.

Pada kesempatan itu, Development Director Pertamina EP, Jhon Simamora mengatakan, bantuan sarana anyaman serta pendampingan pelatihan yang diberikan perusahaan terhadap pengrajin kelompok Serasi merupakan program  CSR (Corporate Social Responsibility) dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi perusahaan.

Dari hasil pelatihan yang diberikan diharapkan mampu membimbing kelompok Serasi yang lebih baik lagi ke depan dan bisa menularkan ilmu yang didapat kepada masyarakat yang lain, sehingga kelompok ini dapat mandiri, ucap Simamora.

Hal yang sama juga disampaikan kepada pengurus Kelompok Mekar (pengelola hutan mangrove), agar terus berupaya meningkatkan SDM (sumber daya manusia) anggotanya dan mampu bersinergi dengan pejabat Pemkab Langkat, sehingga keberadaan ekowisata mangrove benar benar bermanfaat bagi warga desa.

"Sebagai wujud dukungan perusahaan agar masyarakat menuju kemandirian, Pertamina EP bekerjasama dengan KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) Wilayah 1 Stabat, Langkat dan instansi terkait lainnya, akan berusaha semaksimal mungkin memberi bantuan bibit mangrove dan pelatihan serta sarana lainnya kepada kelompok binaan ini," ucap Simamora.

Sementara itu, Pangkalansusu Field Manejer Pertamina EP, Sumadi Paryoto mengajak seluruh pengurus dan anggota dari kedua kelompok terus menjalin kebersamaan, serta meningkatkan SDM sehingga program pemberdayaan program bisa berjalan terus.

Terkait promosi yang disampaikan kelompok, FM Sumadi mengatakan, pihaknya akan berusaha membantu pemasaran kerajinan tangan yang dihasilkan kelompok, dengan catatan kwalitas produksinya harus lebih ditingkatkan lagi, ujarnya.

Kepala Desa (Kades) Lubuk Kertang, Zul Ihsan mengatakan, salah satu usaha yang tidak kalah pentingnya untuk meningkatkan perekonomian warga ialah membangun embung (sarana irigasi) untuk mengairi sekira 800 hektar lahan persawahan tadah hujan di desanya. 

Jika pihak perusahaan berkenan membangun sarana irigasi tersebut, maka ada sekitar 700 KK yang akan menikmati pembangunan itu. "Permohonan pembangunan embung sudah kami sampaikan ke pihak manajemen Pertamina EP Pangkalansusu," ucapnya. 

Kunjungan Development Director Pertamina EP, Jhon Simamora turut didampingi sejumlah pejabat perusahaan "plat merah"  tersebut di antaranya, VP HSSE, Heri Budiarso, VP SCM, Bethy Handayaningrum, VP Business Partnership, Kusmiyati, VP Controller, Endang Hariyati, Asset 1 General Manager, Rizal Risnul Watan, Pangkalansusu Field Manager, Sumadi Paryoto, Asset 1 Manager Senior Exploitation, Tri Sasongko, Asset 1 Manager LR, Sugeng Wiharto, Asset 1 HSSE, Wenny Ipmawan, Tim Manajemen Pertamina EP, Camat Brandan Barat dan Kades Lubuk Kertang. (A28/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru