Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 21 Juni 2026

Sosialisasi Program Satgas Nusantara, Polres Ibadah Bersama di GKPS Tanjungbalai

* Kompol Taryono R SH SIK Sampaikan Pesan Kamtibmas
- Senin, 06 Agustus 2018 20:24 WIB
263 view
Sosialisasi Program Satgas Nusantara, Polres Ibadah Bersama di GKPS Tanjungbalai
SIB/Hendri Manik SH MH
PADUAN SUARA : Waka Polres Tanjungbalai Kompol Taryono (Paling kiri) bersama personil mempersembahkan paduan suara dalam ibadah bersama di GKPS Tanjungbalai, Minggu (5/8) pagi.
Tanjungbalai (SIB) -Diperkirakan 30 orang personil Polres dan Bhayangkari Tanjungbalai melakukan kunjungan kasih dengan ibadah bersama jemaat GKPS Tanjungbalai, Minggu (5/8).

Dalam ibadah rombongan dipimpin Waka Polres Tanjungbalai Kompol Taryono SH SIK didampingi Kapolsek Sei Tualang Raso Iptu Jaisis Gultom, Iptu V Situmorang, Brigadir Rudi Manik dan Brigadir Ganda Damanik membawa lagu pujian dengan paduan suara.

Paduan suara Polres Tanjungbalai sangat memukau jemaat GKPS karena pembagian vokal/suara sangat jelas dan dilengkapi dengan peralatan yang memadai, seperti dua gitar, biola dan gendrang.

Di sela-sela ibadah, Wakil Pimpinan Jemaat GKPS Tanjungbalai St Drs Walman Girsang MAP memberikan waktu berbicara kepada Waka Polres Tanjungbalai.
 
Waka Polres Tanjungbalai Kompol Taryono SH SIK menyampaikan pesan Kamtibmas yang merupakan program Satgas Nusantara." Syalom buat kita semua, saudara yang terkasih dalam Yesus Kristus. Perkenankan kami menyampaikan pesan Kamtibmas yang merupakan bagian program Satgas Nusantara yang bertujuan mendinginkan atau menetralisir situasi dalam menyambut Pileg dan Pilpres 2019," ujar Kompol Taryono seraya menyampaikan bahwa pihaknya juga telah berbuat hal yang sama saat menjelang Pilgubsu 2018 yang lalu.

Dikatakan, Polri harus dekat dan hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menjamin Kamtibmas karena Polri merupakan bagian dari masyarakat itu sendiri.
Taryono mengajak jemaat GKPS Tanjungbalai agar terus berperan aktif dalam turut serta menjaga Kamtibmas yang kondusif, secara khusus di lingkungan tempat tinggal.

Menyangkut adanya aksi terorisme yang saudara-saudara kita di lain daerah, Taryono meminta agar jemaat tetap tenang dalam menjalankan aktivitasnya namun tetap waspada akan adanya warga baru yang memasuki gereja atau tempat tinggal. "Bila mencurigakan, cepat lapor kepada kepling atau kantor polisi terdekat, jangan sampai kita kecolongan adanya warga baru atau pendatang di lingkungan kita," pinta Taryono.

Kemudian Kompol Taryono mengajak para jemaat agar bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). "Kita harus bijak, jangan terpancing berita hoax serta ujaran kebencian. Hoax dan ujaran kebencian adalah pemicu pemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, reliti dan saring dulu sebelum dishare atau disebarluaskan. Karena berita hoax dan ujaran kebencian yang dishare akan menimbulkan pelanggaran hukum dan ada pidananya," terang Taryono.

Di akhir kesempatan itu, Kompol Taryono mengimbau agar dalam menyambut Hari Kemerdekaan yaitu 17 Agustus, jemaat diminta untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan menanamkan rasa nasionalisme dengan tetap terpatri dalam hati sanubari bahwa NKRI harga mati.

Pendeta Resort GKPS Tanjungbalai Pdt Rugun Romega Simanjorang STh di sela-sela  khotbahnya dari nats Keluaran 13:11-16 mengajak jemaat bahwa sikap merdeka yang diberikan Allah kepada bangsanya bukan untuk berbuat sesuka hati manusia. "Ini harus kita tanamkan dalam hati kita, merdeka adalah bebas dari belengu dan perbudakan, seperti Allah membebaskan bangsa Israel dari tanah Mesir tapi ada aturan, gak bisa suka-suka. Seperti saat ini kita ibadah bersama bapak, ibu dari Polres dalam menyampaikan pesan Kamtibmas agar kita hidup aman dan nyaman. Ada imbauan agar kita hati-hati dalam menggunakan medsos, menshare berita hoax dan ujaran kebencian, ini semua ada aturan yang harus kita taati agar tidak menimbulkan perpecahan," ujar Pdt Simanjorang seraya menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kasih tersebut. (BR05/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru